Anak Bos Wanaartha Sempat Diciduk di AS, Kok Bisa Lolos?

Anak Bos Wanaartha Sempat Diciduk di AS, Kok Bisa Lolos?

Haluannews Ekonomi – Kasus mega skandal PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) terus bergulir, menyeret nama Evelina Pietruschka dan keluarganya sebagai tersangka utama. Aparat penegak hukum Indonesia, bekerja sama dengan Interpol, tak kenal lelah memburu para buronan ini, meskipun menghadapi berbagai rintangan.

COLLABMEDIANET

Sekretaris NCB Interpol, Untung Widyatmoko mengungkapkan, putra Evelina, Rezanantha Pietruschka, sempat ditangkap di California, AS. Namun, ia berhasil bebas setelah membayar jaminan. "Pelaku tindak pidana ekonomi itu kaya raya. Mereka mampu menyewa pengacara hebat dan selalu mengajukan jaminan, bahkan menantang red notice Interpol dengan alasan kasus ini perdata, bukan pidana," jelas Untung.

Anak Bos Wanaartha Sempat Diciduk di AS, Kok Bisa Lolos?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Interpol Indonesia kini menggandeng berbagai lembaga AS seperti U.S. Department of Homeland Security, U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE), dan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk memperkuat perburuan keluarga Pietruschka. "Kami tidak diam. Kami terus bekerja keras," tegas Untung.

Evelina F. Pietruschka, mantan Presiden Direktur dan Presiden Komisaris WanaArtha Life, memiliki jejak panjang di industri asuransi. Ia pernah menjabat posisi penting di Dewan Asuransi Indonesia (DAI) dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), bahkan hingga tingkat regional sebagai Sekretaris Jenderal ASEAN Insurance Council.

Selain pengejaran oleh pihak berwajib, para korban Wanaartha juga melakukan investigasi mandiri untuk mencari keberadaan keluarga Pietruschka. Pada Oktober 2023, seorang nasabah bahkan rela terbang ke Beverly Hills, California, untuk menemui Evelyne Pietruschka. Namun, upayanya dihalangi oleh petugas keamanan kompleks perumahan mewah tersebut.

Informasi dari Clustrmaps menyebutkan bahwa Pietruschka memiliki aset properti mewah di Beverly Hills, yang nilainya mencapai jutaan dolar AS. Namun, Haluannews.id belum dapat memverifikasi informasi ini secara independen.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar