Haluannews Ekonomi – Penutupan sebagian aktivitas pemerintahan Amerika Serikat (AS) ternyata tak membuat gentar pasar modal dalam negeri. Justru, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan signifikan, seolah kebal terhadap gejolak ekonomi global.

Related Post
Sentimen negatif dari Negeri Paman Sam, yang disebabkan oleh kebuntuan anggaran dan berujung pada shutdown, memang sempat menimbulkan kekhawatiran. Namun, para pelaku pasar di Indonesia tampaknya memiliki pandangan yang berbeda. IHSG pada perdagangan Jumat (03/10/2025) berhasil ditutup di level 8.118,30, melonjak 0,59%.

Para analis menilai, penguatan IHSG ini menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menahan gempuran sentimen negatif dari eksternal. Meskipun demikian, ketidakpastian mengenai berapa lama shutdown di AS akan berlangsung tetap menjadi perhatian. Jika berlangsung lama, bukan tidak mungkin akan berdampak pada sentimen investasi secara global.
Sebelumnya, dalam program Market Focus di Evening Up Haluannews.id, Maria Katarina dan Safinaz Nachiar membahas secara mendalam mengenai potensi dampak shutdown AS terhadap pasar keuangan global dan domestik. Mereka menekankan pentingnya investor untuk tetap waspada dan cermat dalam mengambil keputusan investasi di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Editor: Rohman











Tinggalkan komentar