Saham Ini Melejit Gila Gilaan Ada Apa

Saham Ini Melejit Gila Gilaan Ada Apa

haluannews.id – Jakarta – Saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk COCO mendadak menjadi sorotan utama di lantai bursa hari ini. Emiten produsen makanan dan minuman ini melonjak tajam hingga menyentuh batas Auto Reject Atas ARA 35 persen ke level Rp172 per saham. Kenaikan fantastis ini terjadi seiring pengumuman rencana aksi korporasi besar yang siap digulirkan perusahaan.

COLLABMEDIANET

COCO berencana menerbitkan saham baru dalam jumlah masif melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PMHMETD III. Tak tanggung-tanggung, perseroan akan mengeluarkan hingga 10.678.367.772 lembar saham baru, setara 75 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga pelaksanaan Rp120 per saham, COCO berharap meraup dana segar hingga Rp1,28 triliun.

Saham Ini Melejit Gila Gilaan Ada Apa
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Bagi para investor, setiap pemegang satu saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada penutupan perdagangan 10 Juli 2026 berhak atas tiga HMETD. Setiap HMETD ini memberikan kesempatan untuk membeli satu saham baru yang harus dibayar penuh saat pemesanan. Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD di Bursa Efek Indonesia akan berlangsung selama lima hari kerja, mulai 14 hingga 21 Juli 2026. HMETD yang tidak dilaksanakan setelah tanggal tersebut akan dinyatakan tidak berlaku.

Mahogany Global Investment Pte Ltd, sebagai pemegang saham utama sekaligus pengendali COCO dengan kepemilikan 51,32 persen, juga akan mendapatkan porsi HMETD yang signifikan. Manajemen perseroan menegaskan, jika ada saham baru yang tidak seluruhnya terserap oleh pemegang saham atau HMETD, sisanya akan dialokasikan secara proporsional. Lebih lanjut, pembeli siaga telah disiapkan untuk menyerap hingga 4.302.095.122 saham yang tidak diambil bagian, dengan harga yang sama yakni Rp120 per saham, yang seluruhnya akan dibayar tunai.

Tidak hanya itu, bersamaan dengan PMHMETD III, COCO juga akan menerbitkan Waran Seri I sebanyak 355.945.592 lembar, atau sekitar 10 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Setiap 30 saham baru hasil pelaksanaan HMETD akan disertai satu Waran Seri I. Pemegang waran ini berhak membeli satu saham perseroan dengan Harga Pelaksanaan Waran Seri I sebesar Rp800 per saham, berpotensi menambah kas perusahaan hingga Rp284,75 miliar. Waran yang tidak dilaksanakan hingga akhir periode akan kadaluarsa dan tidak bernilai.

Seluruh dana yang terkumpul dari rights issue, setelah dikurangi biaya emisi, sekitar Rp1,17 triliun, akan dialokasikan untuk ekspansi dan investasi bisnis. Sisanya akan digunakan sebagai modal kerja operasional. Sementara itu, seluruh dana dari pelaksanaan Waran Seri I akan difokuskan untuk modal kerja dan biaya operasional perseroan, termasuk pembelian bahan baku, biaya pemasaran, pengembangan produk, logistik dan distribusi, serta digitalisasi operasional dan kebutuhan pendukung lainnya demi menjaga keberlangsungan usaha.

Lonjakan harga saham COCO hari ini yang mencapai ARA menunjukkan antusiasme pasar terhadap rencana korporasi ini. Dengan kapitalisasi pasar Rp612,23 miliar, aksi ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi kinerja perusahaan ke depan. Jadwal lengkap aksi korporasi ini telah diumumkan, dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa RUPSLB pada 17 April 2026 dan periode perdagangan HMETD mulai 14 Juli 2026.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar