haluannews.id – PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), bendera bisnis di bawah komando selebriti papan atas Raffi Ahmad, bersiap mengukir sejarah baru di lantai bursa. Mulai Rabu 1 Juni 2026, perusahaan yang bergerak di ekosistem media, hiburan, dan pengelolaan kekayaan intelektual ini secara resmi membuka masa penawaran umum perdana (IPO) sahamnya kepada publik. Harga penawaran telah dipatok pada level Rp170 per lembar, yang merupakan batas atas dari rentang harga yang ditetapkan pada periode penawaran awal.

Related Post
Proses penjatahan saham RANS dijadwalkan pada 8 Juli 2026, sebelum akhirnya resmi tercatat dan diperdagangkan di bursa pada 10 Juli 2026. Melalui aksi korporasi ini, RANS membidik dana segar dari investor publik hingga Rp429,25 miliar. Perusahaan berencana melepas sebanyak 2,52 miliar saham, yang setara dengan 20,02% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Mayoritas dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk memperkuat dan memperluas sayap bisnis RANS di berbagai sektor. Sekitar 37,61% dari dana IPO akan digunakan untuk belanja operasional, termasuk penyelenggaraan hingga 16 konser musik berskala lokal maupun internasional. Diversifikasi bisnis juga menjadi fokus, dengan 19,8% dana dialokasikan untuk mengakuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina), serta 18,64% untuk pembangunan sembilan titik wahana bermain edukatif bertema Cipungland.
Tak hanya itu, RANS juga berinvestasi pada masa depan teknologi dengan mengalokasikan 8,15% dana untuk pembentukan perusahaan teknologi AI bersama PT Feedloop Global Teknologi. Sebagian dana, yakni 6,98%, akan dipakai untuk pelunasan dipercepat fasilitas kredit investasi di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), sementara sisa dana akan digunakan untuk pengembangan produk makanan dan minuman di bawah merek RNS.
Sebelum IPO, struktur kepemilikan saham RANS didominasi oleh Raffi Farid Ahmad alias Raffi Ahmad dengan porsi 78,68%. Nama-nama besar lain turut menjadi pemegang saham, seperti PT Indonesia Entertainmen Grup (anak usaha PT Surya Citra Media Tbk/SCMA) sebesar 9,04%, serta PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (perusahaan teknologi milik Pieter Tanuri di bawah PT Bali Bintang Sejahtera Tbk/BOLA) dengan 0,76%.
Beberapa tokoh publik juga tercatat sebagai pemilik saham RANS pra-IPO. Di antaranya adalah Dony Oskaria (Kepala Badan Pengatur BUMN dan COO BPI Danantara) 3,42%, Sutanto Hartono (Direktur Utama SCMA) 1,43%, Kaesang Pangarep (Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia/PSI) 1,14%, dan Nagita Slavina Mariana Tengker (istri Raffi Ahmad) 1,24%. Selain itu, Soultan Ariq Rachman memiliki 3,43% dan Hikmat Janika 0,86%.
Setelah IPO, kepemilikan saham para pemegang saham tersebut akan mengalami dilusi. Raffi Ahmad akan memegang 62,93%, diikuti oleh Indonesia Entertainmen Grup 7,23%, Soultan Ariq Rachman 2,74%, Dony Oskaria 2,74%, Sutanto Hartono 1,14%, Nagita Slavina Mariana Tengker 0,99%, Kaesang Pangarep 0,91%, Hikmat Janika 0,68%, dan Ekonomi Baru Investasi Teknologi 0,61%.








Tinggalkan komentar