Revolusi Digital Bank Raya: Susunan Baru & Strategi Jangka Panjang Disepakati!

Revolusi Digital Bank Raya: Susunan Baru & Strategi Jangka Panjang Disepakati!

Haluannews Ekonomi – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) baru saja merampungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang krusial pada 20 Mei 2026. Pertemuan penting ini dihadiri oleh para pemegang saham yang mewakili 89,53% atau setara 22,08 miliar saham dari total saham yang diterbitkan perseroan, menunjukkan tingginya partisipasi dan kepercayaan terhadap arah strategis Bank Raya ke depan.

COLLABMEDIANET

Dalam RUPST 2026, sejumlah agenda vital telah dibahas dan disetujui, menegaskan komitmen Bank Raya terhadap tata kelola perusahaan yang kuat dan pertumbuhan berkelanjutan. Mata acara yang disepakati meliputi:

Revolusi Digital Bank Raya: Susunan Baru & Strategi Jangka Panjang Disepakati!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id
  1. Persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, serta persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2025.
  2. Penetapan gaji/honorarium beserta fasilitas dan tunjangan untuk Tahun Buku 2026, serta remunerasi atas kinerja Tahun Buku 2025.
  3. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2026.
  4. Pendelegasian wewenang untuk menyetujui Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) periode 2026-2030, yang akan menjadi peta jalan strategis perseroan.
  5. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan regulasi terkini.
  6. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan, yang akan membawa wajah-wajah baru dalam jajaran kepemimpinan.

Terkait kinerja perusahaan selama Tahun Buku 2025, para pemegang saham dalam RUPST 2026 telah menerima, menyetujui, dan mengesahkan Laporan Tahunan, Laporan Keuangan, serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris. Keputusan ini juga diikuti dengan pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan selama Tahun Buku 2025, sepanjang tindakan tersebut tidak melanggar hukum dan telah tercermin dalam laporan yang disampaikan.

Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 sendiri telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro and Surja, yang merupakan bagian dari jaringan Ernst and Young Global, dengan opini wajar dalam semua hal yang material. Ini menunjukkan transparansi dan akuntabilitas keuangan Bank Raya.

Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, menekankan bahwa penyelenggaraan RUPST 2026 merupakan manifestasi dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. "RUPST ini menempatkan organ perusahaan tertinggi untuk menyetujui serta mengesahkan keputusan yang akan dijalankan atau telah dijalankan oleh manajemen," ujar Bagus dalam keterangan resmi yang diterima Haluannews.id pada Rabu (20/5/2026).

Lebih lanjut, Bagus menambahkan, "Melalui agenda RUPST ini, Perseroan juga menegaskan langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan yang sehat, adaptif terhadap dinamika industri perbankan, serta mendukung penguatan arah bisnis jangka panjang Bank Raya." Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham atas dukungan yang diberikan, berharap kinerja Bank Raya akan terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan.

Salah satu keputusan signifikan dalam RUPST 2026 adalah perubahan susunan Pengurus Perseroan. Berikut adalah komposisi terbaru Dewan Komisaris dan Direksi Bank Raya:

Susunan Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Muhamad Sidik Heruwibowo
  • Komisaris Independen: Johanes Kuntjoro Adisardjono
  • Komisaris Independen: Retno Wahyuni Wijayanti
  • Komisaris Independen: Farid Rahman*
  • Komisaris: Tatang Yuliono*

Susunan Direksi:

  • Direktur Utama: Ida Bagus Ketut Subagia
  • Direktur Digital & Operasional: Lukman Hakim
  • Direktur Keuangan: Rustarti Suri Pertiwi
  • Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia: Danar Widyantoro
  • Direktur Bisnis: Kicky Andrie Davetra

*Catatan: Efektivitas penunjukan Farid Rahman dan Tatang Yuliono sebagai Komisaris akan berlaku setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan dukungan penuh dari pemegang saham yang tercermin dari disetujuinya seluruh mata acara, Ida Bagus Ketut Subagia menyatakan optimismenya. "Kami optimistis Bank Raya akan semakin kuat melangkah sebagai bank digital yang tangguh, sehat, dan berkelanjutan. Ke depan, Perseroan akan terus fokus memperkuat fundamental bisnis, memperluas inovasi layanan digital, serta meningkatkan kontribusi dalam mendorong percepatan inklusi keuangan digital di Indonesia," tutup Bagus, menegaskan visi Bank Raya untuk masa depan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar