Langkah Berani BI! Suku Bunga Acuan Naik 50 Bps, Rupiah Terjaga?

Langkah Berani BI! Suku Bunga Acuan Naik 50 Bps, Rupiah Terjaga?

Haluannews Ekonomi – Bank Indonesia (BI) kembali membuat keputusan strategis dengan menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25%. Kebijakan ini juga diikuti penyesuaian suku bunga Deposit Facility menjadi 4,25% dan Lending Facility di level 6,25%. Langkah ini diambil sebagai respons proaktif untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak global yang terus berlanjut, khususnya dampak dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

COLLABMEDIANET

Kenaikan ini menandai kebijakan pengetatan moneter pertama setelah delapan bulan terakhir. Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam paparannya pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Rabu lalu, menegaskan bahwa keputusan ini bukan tanpa perhitungan. "Kami telah mempertimbangkan dengan sangat masak dan terukur, menjaga keseimbangan antara stabilitas eksternal dan momentum pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Perry, seperti dikutip Haluannews.id.

Langkah Berani BI! Suku Bunga Acuan Naik 50 Bps, Rupiah Terjaga?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Perry menjelaskan lebih lanjut bahwa dalam menentukan besaran kenaikan BI Rate, pihaknya secara cermat menimbang prospek inflasi dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi. "Kurva Phillips yang menghubungkan inflasi dan pertumbuhan menjadi salah satu pertimbangan utama kami. Kenaikan 50 bps ini diharapkan mampu mengendalikan inflasi sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi tetap dalam sasaran yang ditetapkan," tambahnya. Ia juga memastikan bahwa likuiditas di pasar uang dan perbankan tetap lebih dari cukup pasca-kebijakan ini, sehingga tidak akan mengganggu fungsi intermediasi perbankan.

Penegasan Perry menggarisbawahi fokus kebijakan moneter BI yang "pro-stabilitas". Tujuannya adalah untuk membentengi ketahanan eksternal perekonomian Indonesia dari imbas dinamika global yang tak menentu. Dengan demikian, keputusan ini diharapkan dapat memberikan fondasi yang lebih kokoh bagi perekonomian nasional di tengah tantangan global, sekaligus mengirim sinyal kuat kepada pasar mengenai komitmen BI dalam menjaga stabilitas makroekonomi.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar