Haluannews Ekonomi – Manulife Wealth & Asset Management resmi mengakuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders Indonesia). Pengumuman mengejutkan ini diungkap bersamaan oleh kedua perusahaan pada Rabu (24/9/2025). Akuisisi ini diklaim akan menghasilkan sinergi yang optimal, menggabungkan pengalaman mendalam kedua perusahaan dan memperluas jangkauan solusi investasi kelas dunia bagi nasabah di Indonesia.

Related Post
Transaksi ini masih menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum finalisasi. Namun, hingga proses akuisisi rampung, kedua perusahaan akan tetap beroperasi secara independen dan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku.

Manulife, yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1996 melalui MAMI, kini bertengger sebagai manajer investasi terbesar di Tanah Air. Sementara Schroders Indonesia, yang telah berkiprah selama tiga dekade, menempati posisi kelima. Fabio Fontainha, Head of Wealth and Asset Management, Asia, Manulife, menyatakan optimismenya. "Kami menyatukan dua perusahaan manajer investasi terkemuka di Indonesia dengan visi selaras untuk memberikan nilai tambah bagi nasabah dan seluruh stakeholder," ujarnya dalam keterangan resmi. Akuisisi ini, lanjutnya, akan membangun platform investasi yang lebih kuat untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia yang dinamis.
Chris Durack, Chair of Asia, Schroders, menambahkan bahwa Schroders Indonesia telah menemukan mitra yang sejalan dalam hal filosofi berorientasi pada nasabah dan visi jangka panjang. "Kemitraan ini membuka peluang pertumbuhan baru, baik bagi nasabah kami maupun bagi tim kami," katanya.
Detail finansial transaksi ini masih dirahasiakan. Namun, data per 30 Juni 2025 menunjukkan MAMI mengelola aset sebesar Rp 101,7 triliun dengan lebih dari 2,5 juta nasabah. Sementara Schroders Indonesia mengelola dana lebih dari Rp 56 triliun. Langkah strategis ini tentu akan memicu dinamika baru di industri manajemen investasi Indonesia.
Editor: Rohman











Tinggalkan komentar