Haluannews Ekonomi – Rumor akuisisi tambang emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) oleh PT United Tractors Tbk (UNTR) tengah menjadi perbincangan hangat di pasar modal. Kedua perusahaan akhirnya angkat bicara terkait kabar yang beredar luas tersebut. Sara K. Loebis, Sekretaris Perusahaan UNTR, menyatakan ketidaktahuan akan sumber informasi yang dimuat Haluannews.id. Ia menegaskan bahwa UNTR memang tengah mencari peluang akuisisi di sektor mineral, namun masih dalam tahap kajian dan belum dapat dipublikasikan. "Perseroan akan menyampaikan Keterbukaan Informasi sesuai peraturan perundang-undangan jika ada transaksi yang dilakukan," tegas Sara dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/9/2025).

Related Post
Sementara itu, manajemen PSAB juga memberikan klarifikasi. Mereka menyatakan informasi tersebut bukan berasal dari internal perusahaan. Meskipun demikian, PSAB menyatakan selalu terbuka terhadap potensi transaksi dan aksi korporasi strategis yang dapat meningkatkan nilai perusahaan. "Dalam merencanakan transaksi, Perseroan akan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk di bidang pasar modal," ungkap manajemen PSAB.

Profil PSAB sendiri cukup menarik. Mereka telah berhasil mengoperasikan dua tambang emas, yaitu Tambang Bakan di Sulawesi Utara dan Tambang Seruyung di Kalimantan Utara, yang mulai produksi pada Desember 2013 dan Januari 2014. Saat ini, tambang yang masih beroperasi adalah Tambang Bakan dan Tambang Penjom, sementara Tambang Lanut Utara dan Tambang Seruyung telah memasuki fase pascatambang. Selain itu, PSAB juga sedang mengembangkan Tambang Doup di Sulawesi Utara.
Kejelasan mengenai akuisisi ini masih dinantikan pasar. Perkembangan selanjutnya akan sangat mempengaruhi pergerakan saham kedua perusahaan di Bursa Efek Indonesia. Apakah ini awal babak baru bagi UNTR dalam ekspansi bisnis pertambangannya? Kita tunggu saja kelanjutannya.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar