Haluannews Ekonomi – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berambisi memperkuat dominasinya di sektor properti. Raksasa properti ini tengah menyiapkan rights issue tahap ketiga senilai Rp 16,1 triliun pada akhir 2025. Langkah agresif ini bertujuan untuk mengakuisisi mayoritas saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), anak usaha yang memegang peranan penting dalam pengembangan PIK2.

Related Post
Direktur PANI, Arthur Salim, mengungkapkan rencana tersebut dalam public expose live 2025 yang digelar Bursa Efek Indonesia (BEI) secara virtual. Sebagian besar dana rights issue, menurut Salim, akan dialokasikan untuk meningkatkan kepemilikan di CBDK hingga maksimal 44%. Akuisisi ini akan dilakukan dengan harga Rp 6,45 juta per saham, berdasarkan valuasi dari jasa penilai publik yang terdaftar di OJK.

Rights issue ini akan menerbitkan hingga 1,2 miliar saham baru. Jika disetujui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemegang saham dalam RUPSLB pada 9 Oktober 2025, transaksi diperkirakan tuntas pada Desember 2025. Dengan tambahan kepemilikan tersebut, PANI berpotensi menguasai hingga 90% saham CBDK, mengendalikan pengembangan kawasan PIK2 seluas 694 hektare yang merupakan kolaborasi Agung Sedayu Group dan Salim Group.
Selain akuisisi CBDK, PANI juga mengalokasikan Rp 600 miliar untuk belanja modal (capex). Dana ini akan digunakan untuk menambah kepemilikan di beberapa entitas anak lainnya, seperti PT Cahaya Inti Sentosa dan PT Kurnia Utama Selaras, guna memperkuat struktur permodalan perusahaan. PIK2 sendiri merupakan kawasan terintegrasi yang menghadirkan berbagai proyek ikonik, mulai dari Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Hilton PIK2 Jakarta, hingga pusat bisnis dan hunian kelas internasional.
Dengan strategi ekspansi ini, PANI optimistis dapat meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan memperkokoh posisinya sebagai pemain utama di industri properti Indonesia.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar