haluannews.id – Otoritas Jasa Keuangan OJK segera merespons keputusan mendadak Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan pihaknya sangat menghargai langkah BI dalam upaya menstabilkan nilai tukar rupiah yang bergejolak.

Related Post
Perempuan yang akrab disapa Kiki ini menjelaskan bahwa OJK sebagai bagian dari Komite Stabilisasi Sistem Keuangan KSSK bekerja sama erat dengan Bank Indonesia Kementerian Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan LPS. Kolaborasi ini penting untuk terus memantau situasi ekonomi terkini.

Terkait dampak pada sektor perbankan Kiki menegaskan OJK tak akan lengah. Pemantauan intensif dilakukan terutama pada bank-bank yang memiliki eksposur tinggi terhadap fluktuasi nilai tukar. "Kami terus melakukan asesmen terhadap daya tahan sektor jasa keuangan kita" ujar Kiki saat ditemui di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Selasa.
Selain perbankan OJK juga memperluas pengawasan terhadap efek pergerakan nilai tukar pada berbagai sektor lain seperti pasar modal. Kiki menambahkan hingga saat ini kondisi sektor jasa keuangan Indonesia masih dalam kondisi terjaga dan stabil. "Namun kami tidak akan lengah dan terus mencermati setiap perkembangan yang ada" tegasnya.
Kiki berharap kondisi ekonomi global dan domestik dapat segera membaik. Meski demikian ia mengingatkan bahwa berbagai turbulensi global seperti konflik di Timur Tengah masih berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi Indonesia. OJK berkomitmen penuh menjaga sektor keuangan tetap kuat di tengah tantangan ini.










Tinggalkan komentar