Geger Bursa Bekukan Saham Haji Isam Cs

Geger Bursa Bekukan Saham Haji Isam Cs

haluannews.id – Bursa Efek Indonesia BEI mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara perdagangan enam saham emiten mulai sesi pertama Senin 21 September 2026. Salah satu yang terkena dampak adalah perusahaan terafiliasi dengan konglomerat Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Keputusan ini diambil menyusul lonjakan harga yang signifikan serta adanya penundaan pembayaran utang.

COLLABMEDIANET

Keterbukaan informasi BEI mengungkapkan bahwa lima emiten mengalami suspensi akibat kenaikan harga saham yang luar biasa. Mereka adalah PT Semacom Integrated Tbk SEMA PT Dana Brata Luhur Tbk TEBE yang dikenal memiliki kaitan erat dengan Haji Isam PT Idea Indonesia Akademi Tbk IDEA PT Charnic Capital Tbk NICK dan PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk BIKE.

Geger Bursa Bekukan Saham Haji Isam Cs
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sementara itu PT Wijaya Karya Persero Tbk WIKA emiten BUMN harus menerima nasib serupa karena gagal memenuhi kewajiban pembayaran. WIKA menunda pembayaran pokok bunga obligasi serta pendapatan bagi hasil Sukuk Mudharabah. Penundaan ini mencakup pendapatan bagi hasil ke-22 untuk Seri B Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 SMWIKA01BCN1 dan pendapatan bagi hasil ke-23 untuk Seri C Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 SMWIKA01CCN1 yang seharusnya jatuh tempo pada 18 September 2026.

Langkah penghentian perdagangan ini merupakan upaya perlindungan serius bagi para investor khususnya pemegang saham dari keenam emiten tersebut. BEI berharap suspensi ini memberikan waktu yang cukup bagi pelaku pasar untuk menganalisis dan mempertimbangkan setiap keputusan investasi dengan lebih cermat berdasarkan informasi yang tersedia.

Suspensi berlaku efektif di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi pra-pembukaan tanggal 21 September 2026 hingga ada pengumuman lebih lanjut dari Bursa. BEI juga mengimbau seluruh pihak berkepentingan agar senantiasa memantau dan memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perusahaan tercatat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar