INDF Cetak Rekor! Laba Melesat 51% di Paruh Pertama 2025

INDF Cetak Rekor! Laba Melesat 51% di Paruh Pertama 2025

Haluannews Ekonomi – PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), perusahaan konglomerasi milik Grup Salim, mencatatkan kinerja keuangan yang gemilang pada semester I tahun 2025. Laba bersih perseroan melonjak signifikan sebesar 51,48% menjadi Rp5,83 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,85 triliun.

COLLABMEDIANET

Kenaikan laba ini didorong oleh pertumbuhan penjualan bersih sebesar 4,45% year-on-year (YoY), mencapai Rp59,84 triliun. Kontributor utama penjualan berasal dari segmen produk konsumen bermerek yang mencapai Rp37,54 triliun. Meskipun beban pokok penjualan mengalami peningkatan sebesar 6,73% YoY menjadi Rp40,01 triliun, Indofood berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp19,82 triliun, naik tipis 0,11% secara tahunan.

INDF Cetak Rekor! Laba Melesat 51% di Paruh Pertama 2025
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Laba usaha perusahaan tercatat sebesar Rp11,69 triliun, sedikit menurun 0,50% YoY, namun marjin laba usaha tetap terjaga di level yang sehat, sekitar 19,5%. Lonjakan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk terutama disebabkan oleh penurunan rugi selisih kurs yang belum terealisasi dari kegiatan pendanaan.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim, menyatakan bahwa Indofood mampu menunjukkan kinerja operasional yang konsisten di tengah kondisi global yang dinamis dan kepercayaan konsumen yang fluktuatif. "Kami akan terus fokus pada pertumbuhan organik, menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan profitabilitas, serta mempertahankan neraca keuangan yang sehat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/8/2025).

Dari sisi neraca, total aset INDF mencapai Rp209,24 triliun pada akhir Juni 2025, meningkat 3,73% YoY. Liabilitas juga mengalami kenaikan sebesar 4,14% menjadi Rp96,55 triliun, sementara ekuitas tumbuh 3,39% YoY menjadi Rp112,68 triliun. Arus kas setara kas perseroan pada akhir periode Juni 2025 tercatat sebesar Rp42,01 triliun, meningkat signifikan sebesar 17,56% dibandingkan posisi sebelumnya sebesar Rp35,73 triliun. Kinerja solid ini semakin memperkokoh posisi Indofood sebagai salah satu pemain utama di industri makanan dan minuman di Indonesia.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar