IHSG Pesta Terus Cuan Mengalir Deras

IHSG Pesta Terus Cuan Mengalir Deras

haluannews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan taringnya pada perdagangan Rabu 22 Juli 2026. Dibuka perkasa, indeks acuan bursa Tanah Air ini memperpanjang rentetan penguatan menjadi sepuluh hari berturut-turut. Pada awal sesi, IHSG melonjak 0,41% atau 26 poin, menembus level 6.366,01.

COLLABMEDIANET

Kenaikan ini bukan sekadar angka. Ini adalah kelanjutan dari performa luar biasa yang telah dicatat IHSG. Sehari sebelumnya, indeks berhasil melesat 1,74%, sukses menembus di atas level 6.300. Pencapaian tersebut sekaligus menandai sembilan hari perdagangan beruntun IHSG di zona hijau. Terakhir kali IHSG mampu mempertahankan laju penguatan selama sembilan hari berturut-turut adalah pada Juli 2025, bahkan kala itu berlanjut hingga sebelas hari.

IHSG Pesta Terus Cuan Mengalir Deras
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sejak awal Juli 2026, dominasi IHSG tak terbantahkan. Hanya sekali indeks ini ditutup melemah, tepatnya pada 8 Juli 2026. Sejak tanggal tersebut, IHSG telah meroket 7,93%. Secara keseluruhan bulan berjalan atau month-to-date (MtD), IHSG telah mencatatkan kenaikan fantastis sebesar 12,35%. Ini menunjukkan momentum penguatan yang sangat solid dan konsisten.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, aktivitas pasar cukup ramai. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp162,17 miliar, dengan 333,51 juta saham berpindah tangan dalam 39.297 kali transaksi. Mayoritas saham, yakni 259 emiten, bergerak menguat, sementara 41 melemah dan 330 lainnya stagnan.

Meskipun euforia penguatan IHSG dan rupiah terasa, para pemodal di pasar keuangan Indonesia tetap mencermati sejumlah sentimen krusial. Sorotan utama tertuju pada keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan siang nanti. Selain itu, data ekonomi eksternal seperti tingkat pengangguran Inggris dan neraca perdagangan Jepang juga menjadi perhatian.

Masuknya dana investor asing turut menjadi pendorong utama di balik reli IHSG yang sehat ini. Sejak 16 hingga 21 Juli 2026, investor asing membukukan net buy signifikan sebesar Rp1,99 triliun. Aliran dana ini terlihat konsisten, dimulai dengan Rp1,22 triliun pada 16 Juli, diikuti Rp638,05 miliar pada 17 Juli, Rp96,72 miliar pada 20 Juli, dan Rp31,36 miliar pada 21 Juli.

Volume transaksi harian juga menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Dalam tiga hari perdagangan terakhir, nilai transaksi IHSG secara konsisten berada di atas Rp15 triliun per hari. Ini kontras dengan kondisi pada 10 Juli lalu, ketika IHSG mencatatkan nilai transaksi harian terkecil sepanjang tahun 2026. Kombinasi aliran dana asing dan peningkatan transaksi ini memberikan sinyal positif bahwa penguatan IHSG kali ini lebih kokoh dan diharapkan dapat berlanjut.

Sementara itu, hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Juli, yang berlangsung sejak Selasa hingga Rabu (21-22 Juli 2026), sangat dinantikan. Berdasarkan survei yang dilakukan haluannews.id terhadap 14 institusi dan lembaga, mayoritas responden memprediksi BI Rate akan kembali naik. Delapan responden memperkirakan kenaikan 25 basis poin (bps), dari 5,75% menjadi 6,00%. Enam responden lainnya berpandangan suku bunga akan dipertahankan di level 5,75%.

Jika proyeksi mayoritas ini terwujud, maka ini akan menjadi pengetatan kebijakan moneter keempat oleh BI sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, BI telah menaikkan suku bunga secara kumulatif 100 bps sejak Mei, mencapai 5,75% pada Juni. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah disebut-sebut sebagai alasan utama di balik ekspektasi kenaikan suku bunga oleh para ekonom.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar