Haluannews Ekonomi – PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), pemilik merek minuman Teguk, baru-baru ini membuat publik terkejut. Haluannews.id mengungkap fakta mengejutkan terkait jumlah karyawan tetap perusahaan tersebut yang ternyata hanya berjumlah empat orang. Informasi ini terungkap melalui keterbukaan informasi yang disampaikan TGUK kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Related Post
Keempat karyawan tetap tersebut masing-masing menjabat sebagai Supply Chain Manager, IT Manager, F&B Manager, dan Assistant Manager Business Development. "Selebihnya adalah karyawan kontrak," demikian pernyataan manajemen TGUK seperti dikutip Haluannews.id, Senin (10/2).

Penjelasan lebih lanjut menyebutkan bahwa Supply Chain Manager bertanggung jawab atas seluruh rantai pasokan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga distribusi ke gerai-gerai Teguk. IT Manager mengelola seluruh aspek teknologi informasi perusahaan, sementara F&B Manager bertugas melakukan riset produk baru dan memastikan kualitas makanan dan minuman yang dijual. Assistant Manager Business Development fokus pada pencarian peluang kerjasama dan pengembangan saluran distribusi baru.
Sementara itu, sejumlah posisi penting lainnya diisi oleh karyawan kontrak, termasuk Area Manager, Marketing Manager, HRD Manager, Finance Manager, dan Tax Consultant. Manajemen TGUK menjelaskan bahwa Finance Manager bertanggung jawab atas laporan keuangan, yang kemudian diverifikasi oleh Komite Audit, Direktur Keuangan, dan Direktur Utama sebelum diajukan ke BEI.
Menariknya, TGUK menyatakan akan menambah jumlah karyawan seiring pertumbuhan perusahaan. Strategi penggunaan karyawan kontrak yang signifikan ini tampaknya menjadi salah satu kunci keberhasilan TGUK dalam mengelola operasional dan keuangannya. Bagaimana strategi ini dapat diterapkan oleh perusahaan lain? Hal ini tentu menjadi pertanyaan menarik yang patut dikaji lebih lanjut.











Tinggalkan komentar