Haluannews Ekonomi – Pasar modal Indonesia diterjang gelombang koreksi signifikan pada sesi pertama perdagangan Senin, 18 Mei 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkapar, sempat ambles lebih dari 4,6%, menyusul derasnya aksi jual yang dilakukan oleh para investor. Sentimen negatif ini sontak memicu kepanikan, mengikis nilai kapitalisasi pasar secara masif dalam hitungan jam.

Related Post
Tekanan jual yang masif ini tidak pandang bulu, menyeret hampir seluruh sektor saham ke zona merah. Baik emiten berkapitalisasi besar (big caps) yang menjadi tulang punggung bursa, maupun saham-saham berkapitalisasi kecil (small caps) yang dikenal lebih volatil, kompak berjatuhan. Fenomena ini mengindikasikan bahwa sentimen negatif telah merata di kalangan pelaku pasar, memicu gelombang divestasi yang kuat. Analisis lebih lanjut mengenai pemicu utama dan dampak jangka panjang dari koreksi mendalam ini dapat disimak dalam program khusus Haluannews.id yang membahas dinamika pasar modal terkini.

Editor: Rohman











Tinggalkan komentar