Rupiah Terjun Bebas! Dolar Tembus Rp17.800 di Sejumlah Bank

Rupiah Terjun Bebas! Dolar Tembus Rp17.800 di Sejumlah Bank

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan signifikan pada sesi perdagangan hari ini, Senin (18/5/2026). Mata uang Garuda kembali tertekan setelah sempat menguat tipis di akhir pekan lalu, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Refinitiv, pada pukul 10.20 WIB, Rupiah tercatat merosot tajam sebesar 1,15%, mencapai level Rp17.660 per dolar AS. Pelemahan ini semakin parah dibandingkan posisi pembukaan pagi hari yang sudah menunjukkan penurunan 0,97% di angka Rp17.630 per dolar AS. Kondisi ini kontras dengan penutupan perdagangan pekan lalu, tepatnya Rabu (13/5/2026), sebelum libur panjang, di mana Rupiah sempat menguat 0,17% ke level Rp17.460 per dolar AS.

Rupiah Terjun Bebas! Dolar Tembus Rp17.800 di Sejumlah Bank
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Keterpurukan Rupiah ini tidak terlepas dari dominasi dolar AS di pasar keuangan global. Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama lainnya, terpantau menguat 0,07% ke level 99,353 pada periode yang sama, mengindikasikan tingginya permintaan terhadap mata uang Paman Sam.

Fenomena pelemahan Rupiah ini juga tercermin dari harga jual dolar AS di berbagai perbankan. Berdasarkan pantauan Haluannews.id dari laman resmi sejumlah bank, beberapa bank asing telah mematok harga jual dolar AS di level yang cukup tinggi, bahkan menembus Rp17.800. Bank MUFG Cabang Jakarta, misalnya, tercatat menjual dolar AS seharga Rp17.830 dan membeli di Rp17.230, dengan selisih (spread) Rp600. Lebih tinggi lagi, Bank HSBC Indonesia menawarkan jual dolar di Rp17.870 dan beli di Rp17.420, dengan spread Rp450.

Bank DBS mematok jual di Rp17.714 dan beli di Rp17.358 (spread Rp356). Sementara itu, UOB Indonesia menjual di Rp17.830 dan membeli di Rp17.284 (spread Rp546), OCBC di Rp17.769 dan Rp17.491 (spread Rp278), serta JTrust di Rp17.720 dan Rp17.605 (spread Rp115).

Berbeda dengan bank-bank asing, bank-bank milik negara (BUMN) menunjukkan harga jual dolar AS yang relatif lebih kompetitif dan spread yang lebih ketat. Bank Rakyat Indonesia (BRI) misalnya, menjual dolar di harga Rp17.678 dan membeli di Rp17.651, dengan spread hanya Rp27. Bank Negara Indonesia (BNI) menetapkan harga jual Rp17.675 dan beli Rp17.645 (spread Rp30). Sementara itu, Bank Mandiri menawarkan jual di Rp17.675 dan beli di Rp17.655, dengan spread paling kecil, yakni Rp20.

Pelemahan Rupiah ini menjadi perhatian serius bagi pelaku pasar dan otoritas moneter, mengingat dampaknya terhadap stabilitas ekonomi nasional. Dinamika nilai tukar akan terus dipantau Haluannews.id.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar