GOTO Bikin Kejutan: Laba Bersih Perdana, Saham Siap Melesat?

Haluannews Ekonomi – Raksasa teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil mencetak sejarah baru dengan membukukan laba bersih kuartalan pertamanya pada periode Januari-Maret 2024. Pencapaian ini menandai titik balik signifikan bagi perusahaan, diiringi dengan kinerja EBITDA Grup yang disesuaikan yang berada pada jalur tepat untuk mencapai target setahun penuh.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan laporan kinerja yang dirilis, GOTO membukukan laba bersih sebesar Rp171 miliar pada Kuartal I 2024. Angka ini berbalik positif secara drastis dari kerugian Rp367 miliar yang tercatat pada periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam meningkatkan profitabilitas.

GOTO Bikin Kejutan: Laba Bersih Perdana, Saham Siap Melesat?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain itu, kinerja EBITDA Grup yang disesuaikan pada tiga bulan pertama tahun ini mencapai Rp907 miliar. Manajemen GOTO optimis bahwa capaian ini akan menopang target EBITDA Grup yang disesuaikan untuk setahun penuh, yang diproyeksikan berada di kisaran Rp3,2 hingga Rp3,4 triliun.

Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, dalam pernyataannya pada Selasa, 28 April 2024, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. "Ini adalah momen krusial bagi GoTo, sebuah refleksi dari dedikasi tim kami selama bertahun-tahun dalam mendorong pertumbuhan pendapatan, menerapkan manajemen biaya yang ketat, serta menciptakan nilai substansial bagi seluruh pemangku kepentingan kami, mulai dari pelanggan, konsumen, hingga mitra pengemudi dan mitra usaha," jelas Hans.

Hans juga menekankan peran vital jutaan mitra pengemudi di seluruh Indonesia sebagai pilar utama kesuksesan GoTo. "Kami memiliki komitmen kuat untuk terus memperkuat perlindungan, meningkatkan kesejahteraan, dan menyediakan berbagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi para mitra pengemudi," tambahnya.

Peningkatan skala operasional GOTO juga terlihat dari pertumbuhan Pengguna Bertransaksi Tahunan (ATU) Grup yang melonjak 22% menjadi 69 juta. Pendapatan bersih perusahaan turut terkerek 26% secara tahunan (YoY) mencapai Rp5,3 triliun. Kinerja ini didorong oleh pertumbuhan signifikan pada Gross Transaction Value (GTV) inti Grup sebesar 65% menjadi Rp138 triliun, sementara total GTV keseluruhan mencapai Rp236 triliun, naik 63%. Lebih lanjut, GOTO juga berhasil mencatatkan arus kas bebas yang disesuaikan positif sebesar Rp1,3 triliun.

Sektor Financial Technology (Fintech) menjadi salah satu motor penggerak utama. Unit bisnis ini mencatatkan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp364 miliar pada Kuartal I 2024, melonjak fantastis 674% dari tahun sebelumnya. Pendapatan bersih Fintech tumbuh 58% menjadi Rp1,9 triliun, ditopang oleh peningkatan nilai buku pinjaman dan stabilnya volume transaksi pembayaran.

Pengguna Bertransaksi Bulanan (MTU) Fintech meningkat 33% menjadi 27,5 juta, memicu lebih dari dua miliar transaksi pada periode yang sama, naik 84%. GTV inti Fintech juga melesat 72% menjadi Rp131 triliun. Bisnis pembayaran terus mendorong pertumbuhan nilai buku pinjaman yang kini mencapai Rp9,9 triliun, naik 59%.

Di sisi lain, unit bisnis On-demand Services (ODS) juga menunjukkan performa impresif dengan EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp439 miliar, meningkat 40% dari tahun sebelumnya. Ini menandai perbaikan kinerja selama tujuh kuartal berturut-turut. GTV ODS tercatat melampaui Rp16 triliun pada kuartal pertama.

Secara keseluruhan, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang belum diaudit, GOTO memiliki posisi kas dan setara kas serta deposito jangka pendek yang solid sebesar Rp23 triliun. Total aset perusahaan tercatat Rp46,8 triliun, dengan ekuitas mencapai Rp28,8 triliun, menunjukkan fundamental keuangan yang kuat.

Haluannews.id
Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar