Investor Asing Balik Kanan! IHSG Dihantam Jual Bersih Rp1,27 T

Investor Asing Balik Kanan! IHSG Dihantam Jual Bersih Rp1,27 T

Haluannews Ekonomi – Pasar modal domestik diwarnai kejutan pada penutupan perdagangan Kamis (4/6/2026). Setelah sempat menunjukkan optimisme dengan aksi beli bersih (net buy) di sesi pertama, investor asing secara dramatis membalikkan posisi, mengakhiri hari dengan jual bersih (net sell) senilai Rp1,27 triliun di seluruh segmen pasar.

COLLABMEDIANET

Data transaksi Haluannews.id mencatat, total pembelian oleh investor global mencapai Rp12,52 triliun, namun angka penjualan jauh melampaui, menyentuh Rp13,79 triliun. Perubahan drastis ini kontras dengan kondisi sesi I yang masih mencatatkan net buy Rp179 miliar, menandakan pergeseran sentimen yang cepat dan signifikan.

Investor Asing Balik Kanan! IHSG Dihantam Jual Bersih Rp1,27 T
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Fenomena jual bersih masif ini terjadi di tengah tekanan ekstrem yang terus membayangi kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Koreksi tajam yang melanda bursa membuat para pemodal asing memilih untuk melepas kepemilikan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama di sektor perbankan yang seringkali menjadi tulang punggung portofolio mereka.

Sektor perbankan menjadi episentrum aksi jual ini. Empat bank raksasa Tanah Air, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), secara kolektif mencatatkan penjualan oleh asing lebih dari Rp1,19 triliun. Angka ini menunjukkan betapa dalamnya tekanan yang dialami saham-saham blue chip tersebut.

Menariknya, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang sempat menjadi primadona akumulasi asing di sesi pertama, justru mengalami pembalikan arah drastis. Saham emiten petrokimia ini berakhir sebagai salah satu saham yang paling banyak dilepas investor global pada penutupan, mencerminkan volatilitas tinggi dan ketidakpastian pasar.

Di sisi lain, IHSG menunjukkan upaya pemangkasan koreksi yang signifikan menjelang akhir perdagangan. Sempat terperosok hingga 5% ke level 5.644,23 pada pembukaan, dan ditutup sesi I dengan penurunan 3,48% di 5.734,26, indeks akhirnya berhasil memangkas kerugian dan menutup hari di level 5.839,78, atau hanya terkoreksi 1,7%. Upaya pemangkasan ini memberikan sedikit harapan di tengah badai sentimen negatif.

Perdagangan hari itu diwarnai oleh dominasi sentimen negatif, dengan 651 emiten berada di zona merah, berbanding 116 yang menguat, dan 192 stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp25,11 triliun, melibatkan perputaran 35,5 miliar saham dalam 2,24 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar bursa domestik tercatat sebesar Rp10.263 triliun.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar