Gebrakan RAJA Happy Hapsoro Saham Makin Murah

Gebrakan RAJA Happy Hapsoro Saham Makin Murah

haluannews.id – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), emiten di sektor energi yang dimiliki oleh pengusaha Happy Hapsoro, suami dari Puan Maharani, siap menggelar aksi korporasi besar. Perusahaan berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5. Ini berarti setiap satu lembar saham lama RAJA akan dipecah menjadi lima lembar saham baru, sebuah langkah yang diyakini akan membawa dampak positif bagi investor.

COLLABMEDIANET

Informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, setelah stock split ini, nilai nominal saham RAJA akan berubah drastis dari Rp25 per saham menjadi hanya Rp5 per saham. Konsekuensinya, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan akan melonjak signifikan, dari semula 4,23 miliar lembar menjadi 21,14 miliar lembar saham.

Gebrakan RAJA Happy Hapsoro Saham Makin Murah
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pihak manajemen RAJA menjelaskan, keputusan untuk melakukan pemecahan saham ini didasari oleh harga saham perseroan yang kini bertengger di level relatif tinggi. Dengan harga penutupan pada 12 Mei 2026 yang mencapai Rp4.170 per saham, investasi minimum untuk satu lot saham RAJA dinilai kurang terjangkau bagi sebagian investor, terutama investor retail.

Melalui strategi korporasi ini, RAJA berharap dapat mendongkrak likuiditas perdagangan saham di pasar. Harga saham yang lebih terjangkau pasca stock split diharapkan mampu menarik lebih banyak investor baru, sekaligus memperluas basis kepemilikan saham perseroan. "Penambahan jumlah saham beredar setelah stock split diharapkan dapat meningkatkan frekuensi dan volume transaksi saham Perseroan, sehingga likuiditas perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia menjadi lebih baik," demikian pernyataan resmi yang dikutip pada Rabu 10 Juni 2026.

Aksi penting ini masih menunggu restu dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada Selasa, 23 Juni 2026. Jika disetujui, jadwal pelaksanaan stock split akan dimulai dengan tanggal akhir transaksi saham dengan nilai nominal lama di pasar tunai pada 15 Juli 2026. Pada hari yang sama, perseroan juga akan menetapkan daftar pemegang saham yang berhak memperoleh saham hasil stock split atau recording date.

Distribusi saham dengan nilai nominal baru kepada para pemegang saham yang berhak direncanakan berlangsung pada 16 Juli 2026. Setelah seluruh proses ini rampung, total saham beredar RAJA akan membengkak dari 4,23 miliar lembar menjadi 21,14 miliar lembar.

Kabar mengenai rencana stock split ini langsung direspons positif oleh pasar. Saham RAJA terpantau melonjak 10% ke level Rp3.630 per saham pada pukul 11.11 WIB. Kapitalisasi pasar perseroan pun turut menguat, mencapai angka Rp15,39 triliun.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar