Dunia Terkejut Kekuatan Ekonomi Indonesia

Dunia Terkejut Kekuatan Ekonomi Indonesia

haluannews.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa perekonomian nasional menunjukkan daya tahan luar biasa di tengah gejolak global yang tak menentu. Klaim ini bukan isapan jempol semata, melainkan berdasarkan pengakuan dari sejumlah lembaga pemeringkat internasional terkemuka yang menyoroti kinerja ekonomi Indonesia.

COLLABMEDIANET

Prabowo mengungkapkan, status Indonesia sebagai negara berkembang kini menjadi sorotan dunia. Salah satu bukti nyata datang dari Standard & Poor’s (S&P), lembaga rating global, yang dengan mantap mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB (Triple B) dengan prospek stabil. Ini adalah validasi bahwa Indonesia tetap berada dalam kategori layak investasi. S&P bahkan memuji prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kokoh, kebijakan makroekonomi yang cermat, serta beban utang yang dikelola secara hati-hati dan berkelanjutan dibandingkan negara-negara sepadan.

Dunia Terkejut Kekuatan Ekonomi Indonesia
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Tak hanya itu, lembaga pemeringkat dari Republik Rakyat Tiongkok, China Lianhe Rating, juga memberikan rating AAA (Triple A) stabil. Ini merupakan level tertinggi untuk penerbitan Panda Bonds bagi Indonesia. Menurut penilaian mereka, fundamental ekonomi Indonesia sangat solid, kebijakan pemerintah terbukti efektif, ekonomi nasional tangguh menghadapi guncangan eksternal, dan laju inflasi berhasil dijaga tetap terkendali.

Prabowo juga memaparkan data domestik yang mengesankan. Kinerja ekonomi Indonesia pada semester pertama mencatat pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir, dengan inflasi yang tetap terkontrol. Hingga akhir Juli 2026, penerimaan negara melonjak signifikan sebesar 21,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi pengeluaran, belanja negara juga tumbuh kuat 18,2%. Alokasi dana ini diarahkan untuk melindungi daya beli masyarakat, memperkuat kualitas pelayanan publik, dan memacu roda perekonomian. Menariknya, meskipun belanja negara meningkat, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terjaga di angka 0,91% terhadap Produk Domestik Bruto. Ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen pro-rakyat dapat berjalan selaras dengan disiplin fiskal yang ketat.

Lebih lanjut, lembaga pemeringkat asing juga memberikan apresiasi khusus terhadap tata kelola sumber daya alam Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah bertekad untuk menutup celah kebocoran di sektor sumber daya dan mineral, sekaligus menggenjot pemasukan negara serta devisa ekspor. Mereka secara spesifik memandang positif peran Danantara dan potensi PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) dalam memerangi praktik-praktik curang seperti under-invoicing dan transfer pricing yang sesungguhnya merupakan aksi penipuan. Pandangan ini datang dari para pengamat dan pakar Barat.

Prabowo menutup pidatonya dengan menekankan bahwa segala penilaian positif ini adalah pengingat bahwa kredibilitas dibangun dari konsistensi, kerja keras, dan keseriusan. Bagi dunia, bukan sekadar janji yang diumumkan, melainkan aksi nyata yang dijalankan menjadi tolok ukur utama.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar