Bank Incar Cuan dari Juragan Muda, Persaingan Sengit Dimulai!

Bank Incar Cuan dari Juragan Muda, Persaingan Sengit Dimulai!

Haluannews Ekonomi – Persaingan di sektor perbankan kian memanas, terutama dalam memperebutkan nasabah kelas menengah atas yang semakin melek finansial. Bank-bank papan tengah kini berlomba menawarkan layanan premium untuk menarik perhatian kelompok yang kerap disebut sebagai emerging affluent ini.

COLLABMEDIANET

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) secara agresif membidik nasabah privilege banking dengan dana kelolaan antara Rp50 juta hingga Rp500 juta. Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, optimis segmen ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan perusahaan. Maybank menargetkan peningkatan jumlah nasabah privilege banking hingga 200.000 dalam tiga tahun ke depan.

 Bank Incar Cuan dari Juragan Muda, Persaingan Sengit Dimulai!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Kami menargetkan pertumbuhan double digit setiap tahunnya, baik dari jumlah nasabah maupun dana kelolaan. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan kelas menengah di Indonesia yang terus meningkat," ujar Bianto di Gedung Maybank Indonesia, beberapa waktu lalu. Maybank mengandalkan tiga strategi utama: pengalaman nasabah yang dipersonalisasi, kelengkapan produk investasi, dan digitalisasi layanan.

Bianto menambahkan, nasabah kelas menengah saat ini didominasi oleh individu dengan tingkat pendidikan tinggi dan akses internet yang luas. Hal ini membuat mereka lebih tertarik dan aktif dalam berinvestasi, mulai dari obligasi, saham, hingga aset kripto.

Selain Maybank, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) juga serius menggarap segmen emerging affluent melalui layanan BTN Prospera. Layanan ini menyasar nasabah dengan dana minimal Rp100 juta hingga Rp500 juta. Retail Funding Division Head BTN, Frengky Rosadrian Perangin Angin, melihat potensi besar di segmen ini karena belum banyak bank yang fokus. BTN bahkan menjadi satu-satunya bank BUMN yang bermain di ranah emerging affluent.

BTN menyiapkan strategi akuisisi nasabah yang komprehensif, termasuk pendekatan digital, kerjasama dengan komunitas, dan pengembangan solusi bisnis yang terintegrasi. Hingga kuartal III-2025, DPK BTN Prospera telah tumbuh lebih dari Rp1,5 triliun, dengan peningkatan jumlah nasabah sebesar 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan tabungan di bank dengan nominal di atas Rp100 juta meningkat 4,82% secara year to date (ytd) hingga kuartal III-2025. Hal ini mengindikasikan bahwa persaingan untuk menarik nasabah kaya akan semakin ketat di masa mendatang.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar