Haluannews Ekonomi – Pasar keuangan Indonesia hari ini (28/11/2025) dilanda sentimen negatif ganda. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menunjukkan harapan di awal perdagangan, berbalik arah dan melemah ke level 8.521 pada pukul 11:20 WIB. Kondisi serupa juga dialami oleh nilai tukar Rupiah yang terkoreksi ke posisi Rp16.645 per Dolar AS.

Related Post
Pergerakan pasar yang kurang menggembirakan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci. Salah satunya adalah situasi darurat banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya. Investor kini memantau secara seksama dampak banjir terhadap aktivitas ekonomi dan potensi kerugian yang mungkin timbul pada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah terdampak.

Selain itu, pasar juga mencermati langkah-langkah yang diambil oleh Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah. "Racikan" BI, istilah yang digunakan untuk menggambarkan kebijakan-kebijakan intervensi dan stabilisasi, menjadi fokus perhatian para pelaku pasar. Efektivitas kebijakan tersebut akan menjadi penentu arah pergerakan Rupiah ke depan.
Kondisi ini menciptakan ketidakpastian di pasar modal. Investor cenderung berhati-hati dan melakukan aksi jual, menekan IHSG dan memicu pelemahan Rupiah. Pasar akan terus mencermati perkembangan situasi banjir, respons pemerintah, dan kebijakan BI dalam beberapa hari mendatang.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar