Terkuak! Manuver Jumbo Dongkrak Saham CASA 48% dalam Sebulan

Terkuak! Manuver Jumbo Dongkrak Saham CASA 48% dalam Sebulan

Haluannews Ekonomi – Jakarta, Haluannews.id – PT Capital Finance Indonesia Tbk (CASA) kembali menjadi pusat perhatian di pasar modal setelah serangkaian transaksi negosiasi bernilai fantastis. Pergerakan masif ini terjadi seiring dengan lonjakan signifikan harga saham perseroan yang melesat 48,15% hanya dalam kurun waktu satu bulan terakhir, memicu spekulasi di kalangan investor.

COLLABMEDIANET

Pada sesi perdagangan Rabu (24/12/2025), saham CASA kembali membukukan transaksi jumbo di pasar negosiasi, melibatkan perpindahan 967,63 juta lembar saham. Total nilai transaksi mencapai Rp 1,52 triliun, dengan harga rata-rata Rp 1.575 per saham. Hingga berita ini diterbitkan, identitas pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi serta tujuan di balik aksi korporasi ini masih menjadi misteri yang belum terungkap, menambah aura intrik di balik kenaikan harga saham.

Terkuak! Manuver Jumbo Dongkrak Saham CASA 48% dalam Sebulan
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Fenomena transaksi jumbo di pasar negosiasi CASA bukanlah hal baru. Sebelumnya, pada 13 Oktober 2025, perseroan juga mencatatkan perpindahan 2,67 miliar saham senilai Rp 2,86 triliun, dengan harga rata-rata Rp 1.070. Tak berhenti di situ, pada 13 November 2025, transaksi serupa kembali terjadi, melibatkan 2,5 miliar saham CASA senilai Rp 2,7 triliun pada harga Rp 1.075.

Dua transaksi awal tersebut diketahui melibatkan broker Pacific Sekuritas Indonesia. Namun, dinamika kepemilikan saham mulai berubah pada 19 Desember 2025. Pacific Sekuritas dilaporkan melepas 356,8 juta saham, di mana 350 juta di antaranya diserap oleh Mirae Asset Sekuritas dengan harga Rp 1.600 per saham. Pergeseran kepemilikan ini bertepatan dengan performa impresif saham CASA yang melesat 48,15% dari Rp 1.080 menjadi Rp 1.600 dalam sebulan, dan bahkan melonjak 183,19% sepanjang tahun berjalan.

Sebagai informasi, pemegang manfaat akhir (beneficial owner) saham CASA adalah Danny Nogroho. Ia mengendalikan CASA melalui PT Capital Strategic Invesco yang per 30 September 2025, menggenggam 36,53 miliar saham atau setara 67,06% dari total kepemilikan. CASA sendiri merupakan perusahaan induk jasa keuangan yang menaungi sejumlah entitas finansial, termasuk PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA). Melalui PT Capital Global Investama, CASA menguasai 64,7% saham BACA per akhir September 2025, menunjukkan posisi strategisnya di sektor keuangan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar