Menguak Rahasia Harta Triliunan: Miliarder Muslim Guncang Dunia!

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Impian banyak orang untuk bergelimang harta dan kesuksesan nyata terwujud bagi sejumlah pengusaha Muslim di berbagai belahan dunia. Dengan visi bisnis yang tajam dan strategi ekspansi yang brilian, mereka berhasil menembus jajaran orang terkaya global, bahkan ada yang menempati daftar 100 teratas versi Forbes, dengan kepemilikan aset mencapai ratusan triliun rupiah. Kisah mereka bukan hanya tentang akumulasi kekayaan, tetapi juga tentang inovasi, ketahanan, dan dampak ekonomi yang signifikan.

COLLABMEDIANET

Berikut adalah profil tiga pengusaha Muslim yang kekayaannya melesat tinggi, menjadi inspirasi bagi banyak kalangan:

Menguak Rahasia Harta Triliunan: Miliarder Muslim Guncang Dunia!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

1. Aliko Dangote: Raja Industri dari Nigeria

Lahir pada 10 April 1957 di Kano, Nigeria, Aliko Dangote adalah sosok di balik konglomerat raksasa Dangote Group. Sebagai seorang Muslim yang taat, perjalanan bisnisnya dimulai dengan pinjaman modal dari pamannya. Awalnya, ia berfokus pada perdagangan komoditas, khususnya semen, yang kemudian menjadi fondasi kerajaan bisnisnya. Pada tahun 1981, Dangote Group resmi berdiri dan dengan cepat melakukan diversifikasi portofolio ke berbagai sektor vital.

Bisnisnya kini mencakup bahan makanan seperti pasta, gula, garam, dan gandum, serta semen, dan jasa pengangkutan. Perusahaan-perusahaan di bawah payung Dangote Group antara lain Dangote Industries Ltd., Dangote-Bail Nigeria, Ltd., Dangote Cement PLC, Benue Cement Company PLC, Dangote Sugar Refinery PLC, Dangote Flour Mills PLC, dan Nascon Allied Industries PLC. Jangkauan operasionalnya tidak hanya di Nigeria, tetapi juga meluas ke beberapa negara Afrika lainnya, menegaskan dominasinya di benua tersebut.

Aliko Dangote telah bertahun-tahun menduduki peringkat pertama sebagai orang terkaya di Afrika. Data terbaru Forbes yang dirilis akhir April lalu mencatat kekayaannya mencapai US$30,2 miliar, atau setara dengan Rp520,98 triliun (dengan asumsi kurs Rp17.250 per dolar AS). Lonjakan signifikan dalam kekayaannya terutama didorong oleh penilaian kilang minyaknya yang mulai beroperasi tahun lalu di pinggiran Lagos. Meskipun menghadapi berbagai hambatan regulasi dan tantangan lainnya, kilang tersebut kini mulai memproduksi minyak pada awal 2024 dan diperkirakan akan mencapai kapasitas penuh dalam waktu dekat. Ini memungkinkan Nigeria, sebagai negara penghasil minyak utama, untuk mulai mengekspor produk minyak olahan.

"Ini benar-benar sebuah kelegaan besar," ungkap Dangote, 67 tahun, kepada Forbes pada Februari lalu. Ia menambahkan bahwa proyek terbarunya ini merupakan "langkah penting dalam memastikan bahwa Afrika memiliki kapasitas untuk mengolah minyak mentahnya sendiri, sehingga menciptakan kekayaan dan kesejahteraan bagi populasi yang luas." Kini, Aliko Dangote menempati posisi ke-77 dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes.

2. Shahid Khan: Dari Imigran Menjadi Raja Otomotif dan Olahraga

Shahid Khan adalah kisah sukses seorang imigran dari Pakistan yang kini memiliki pemasok suku cadang otomotif global Flex-N-Gate serta tim NFL Jacksonville Jaguars. Dengan latar belakang sebagai seorang insinyur, Khan membeli Flex-N-Gate dari mantan majikannya pada tahun 1980. Desain inovatifnya untuk bumper truk satu bagian menjadi kunci keberhasilannya. Saat ini, perusahaannya memiliki 76 pabrik di seluruh dunia dan mempekerjakan lebih dari 27.000 karyawan.

Tidak berhenti di sektor otomotif, Khan juga melakukan diversifikasi asetnya ke dunia olahraga dan hiburan. Ia mengakuisisi tim sepak bola Amerika Jacksonville Jaguars pada tahun 2012, diikuti dengan pembelian klub sepak bola Inggris Fulham pada tahun 2013. Pada tahun 2019, bersama putranya, Tony, ia mendirikan All Elite Wrestling, sebuah perusahaan gulat profesional yang menjadi pesaing utama WWE. Selain itu, Khan juga memiliki Four Seasons Hotel Toronto dan berencana membuka properti Four Seasons baru di Jacksonville pada tahun 2026.

Forbes mencatat kekayaan Shahid Khan sebesar US$15 miliar, atau sekitar Rp258,7 triliun, menjadikannya orang terkaya ke-194 di dunia.

3. Azim Premji: Transformasi Bisnis dari Minyak Goreng ke Teknologi

Azim Premji, seorang maestro teknologi asal India, adalah pendiri Wipro, salah satu penyedia layanan perangkat lunak terbesar di India dengan pendapatan mencapai US$11,3 miliar. Kisah Premji dimulai ketika ia harus meninggalkan studinya di Stanford pada tahun 1966 untuk mengelola bisnis minyak goreng keluarganya setelah ayahnya meninggal dunia. Dengan visi jauh ke depan, ia kemudian berhasil mengembangkan usaha tersebut ke sektor perangkat lunak, mengubahnya menjadi raksasa teknologi global.

Wipro dikenal karena inovasinya, dengan pusat inovasi di Silicon Valley yang berfokus pada pengembangan teknologi baru dan kolaborasi strategis dengan startup. Pada tahun 2019, putranya, Rishad Premji, mengambil alih posisi ketua eksekutif Wipro, sementara Azim Premji tetap menjabat sebagai ketua pendiri, terus memberikan arahan strategis.

Forbes memperkirakan kekayaan Azim Premji mencapai US$8,4 miliar, atau setara dengan Rp144,9 triliun, menempatkannya sebagai orang terkaya ke-417 di dunia.

Kisah para pengusaha Muslim ini menunjukkan bahwa dengan ketekunan, visi strategis, dan kemampuan adaptasi, seseorang dapat membangun kerajaan bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian global.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar