Haluannews Ekonomi – Menjadi nasabah prioritas di bank-bank besar seperti BRI, Mandiri, BNI, dan BTN menawarkan beragam fasilitas eksklusif. Namun, akses ke layanan istimewa ini tak semudah membalik telapak tangan. Persyaratan ketat, terutama terkait saldo minimum rekening, menjadi gerbang utama. Haluannews.id merangkum persyaratan tersebut hingga April 2025.

Related Post
Bank Mandiri, melalui layanan Mandiri Prioritas, mensyaratkan saldo minimal Rp 1 miliar. Jumlah tersebut bisa berupa penempatan dana di berbagai produk, termasuk tabungan, giro, deposito, dan investasi. Imbalannya? Nasabah akan dimanjakan dengan cashback Rp 1,5 juta, poin Livin’ ekstra, akses lounge bandara, hingga asuransi perjalanan senilai Rp 5 miliar.

Berbeda dengan Mandiri, BRI menetapkan syarat lebih rendah. Nasabah perlu memiliki saldo minimal Rp 500 juta untuk bergabung dengan BRI Prioritas. Fasilitas yang ditawarkan meliputi kartu debit dengan batas transaksi tinggi, layanan one-stop banking, dan advisory service.
BTN, bank spesialis perumahan, juga menawarkan layanan prioritas dengan syarat serupa BRI, yaitu saldo minimal Rp 500 juta. Saldo tersebut merupakan total portofolio, termasuk produk tabungan, deposito, reksa dana, dan lainnya. Keuntungannya meliputi penawaran spesial KPR, kemudahan mobile banking, dan bebas biaya transfer.
BNI, melalui layanan BNI Emerald, juga menetapkan saldo minimum Rp 500 juta. Namun, BNI menawarkan tiga varian kartu dengan fasilitas berbeda, mulai dari layanan airport limo hingga akses private jet, tergantung level keanggotaan. Asuransi dan layanan investasi juga menjadi bagian dari paket eksklusif ini.
Kesimpulannya, menjadi nasabah prioritas di bank-bank besar menuntut komitmen finansial yang signifikan. Besaran saldo minimum bervariasi, namun umumnya berkisar antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Perlu pertimbangan matang sebelum memutuskan untuk bergabung, karena fasilitas yang ditawarkan memang sepadan dengan investasi yang dibutuhkan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar