Rupiah Moncer! Dolar AS Jeblok ke Rp16.400

Rupiah Moncer! Dolar AS Jeblok ke Rp16.400

Haluannews Ekonomi – Kejutan pagi ini! Rupiah kembali menunjukkan taringnya dengan menguat signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada pembukaan perdagangan Jumat (12/9/2025), mata uang Garuda dibuka dengan apik di level Rp16.400/US$, melonjak 0,33% dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.455/US$. Kenaikan ini menjadi angin segar bagi pelaku pasar setelah rupiah kemarin relatif stabil.

COLLABMEDIANET

Penguatan rupiah ini berbanding terbalik dengan pergerakan indeks dolar AS (DXY) yang pagi ini terpantau menguat tipis 0,10% ke level 97,624. Padahal, pada perdagangan sebelumnya, DXY justru melemah 0,25% di level 97,531. Kontras yang menarik ini mengindikasikan faktor lain yang mendorong penguatan rupiah.

Rupiah Moncer! Dolar AS Jeblok ke Rp16.400
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa pelemahan DXY sejatinya didorong oleh data ekonomi AS yang mengejutkan. Inflasi AS memang meningkat, dengan Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0,4% di Agustus (dibanding 0,2% di Juli) dan mencapai 2,9% secara tahunan. Namun, sorotan justru tertuju pada lonjakan klaim tunjangan pengangguran yang mencapai 263.000, tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Josh Jamner, analis strategi investasi senior ClearBridge Investments, mengungkapkan bahwa pasar tenaga kerja AS kini lebih krusial daripada inflasi. "Data pengangguran menutupi rilis CPI. Lonjakan klaim tunjangan pengangguran menjadi sinyal bahwa The Fed akan tetap fokus pada mandat lapangan kerja," jelasnya seperti dikutip dari Reuters.

Perkembangan ini dinilai membuka peluang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat dalam jangka pendek. Investor melihat tekanan terhadap greenback mereda, menciptakan ruang bagi rupiah untuk bergerak lebih stabil. Penguatan rupiah hari ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian Indonesia.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar