PGE Incar Gelar Raja Geothermal Global, Target 1 GW Terpasang dalam 2 Tahun!

PGE Incar Gelar Raja Geothermal Global, Target 1 GW Terpasang dalam 2 Tahun!

Haluannews Ekonomi – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE memasang target ambisius: menjadi perusahaan pengembang panas bumi terbesar di dunia pada 2029-2030. Direktur Utama PGE, Julfi Hadi, optimistis target tersebut tercapai, didorong oleh dukungan pemerintah terhadap energi terbarukan dan potensi panas bumi Indonesia yang melimpah. "Jika kita mencapai kapasitas 1 GW pada 2030, Indonesia berpotensi menjadi negara penghasil panas bumi terbesar," ujar Julfi dalam wawancara baru-baru ini.

COLLABMEDIANET

Indonesia, sebagai negara dengan cadangan panas bumi terbesar dunia, memiliki potensi energi hijau baseload yang andal. PGE pun berperan krusial dalam merealisasikan target pemerintah menambah kapasitas terpasang panas bumi sebesar 5,2 GW dalam RUPTL 2025-2034. Dengan potensi sumber daya panas bumi mencapai 3 GW, PGE menargetkan kapasitas terpasang mencapai 1 GW dalam 2-3 tahun mendatang. Saat ini, PGE mengelola PLTP dengan total kapasitas 1.932 MW.

PGE Incar Gelar Raja Geothermal Global, Target 1 GW Terpasang dalam 2 Tahun!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Strategi PGE untuk mencapai target tersebut antara lain menjadi Independent Power Producer (IPP) yang handal dan mendapatkan dukungan pemerintah berupa insentif. Investasi teknologi mutakhir, seperti modular power plant, dinilai penting untuk efisiensi dan pengurangan biaya. Julfi menekankan perlunya kolaborasi pemerintah dan Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) untuk merumuskan skema insentif yang tepat.

PGE tak hanya fokus pada peningkatan kapasitas panas bumi. Perusahaan juga berencana mengembangkan ekosistem green hydrogen dan green ammonia, dengan memanfaatkan rantai pasok panas bumi yang lengkap. Proyek ini telah dimulai awal September 2025 dan didukung oleh sinergi dengan anak usaha PT Pertamina (Persero). Green hydrogen dan green ammonia dapat dioptimalkan untuk pasar ekspor, dan juga untuk memenuhi permintaan green data center yang tinggi.

Komitmen PGE terhadap hilirisasi dan pemberdayaan industri lokal juga menjadi fokus. Inovasi geothermal dry house untuk pengeringan kopi, misalnya, telah berhasil meningkatkan efisiensi dan kualitas produk kopi lokal, yang telah diekspor beberapa waktu lalu. Hal ini menunjukkan komitmen PGE untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar