Kejutan Dividen ITMG: Anjlok 52%, Laba Tergerus Jadi Sorotan!

Kejutan Dividen ITMG: Anjlok 52%, Laba Tergerus Jadi Sorotan!

Haluannews Ekonomi – Emiten batu bara raksasa, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), mengumumkan keputusan dividen yang cukup mengejutkan bagi para investornya. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Jumat, 17 April 2026, perseroan menetapkan total dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar US$115 juta, atau setara dengan sekitar Rp1,97 triliun. Angka ini mencatatkan penurunan signifikan, yakni 52%, dibandingkan total dividen tahun buku 2024 yang mencapai US$243 juta.

COLLABMEDIANET

Dari total tersebut, ITMG sebelumnya telah mendistribusikan dividen interim tunai sebesar US$50 juta atau sekitar Rp738 per saham pada 26 November 2025. Dengan demikian, sisa dividen final sebesar US$65 juta (sekitar Rp1,11 triliun) akan dibayarkan kepada pemegang saham pada tanggal 19 Mei 2026.

Kejutan Dividen ITMG: Anjlok 52%, Laba Tergerus Jadi Sorotan!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Penurunan drastis dividen ini tak lepas dari kinerja keuangan perusahaan yang kurang menggembirakan sepanjang tahun buku 2025. Laba bersih ITMG tercatat anjlok 46% menjadi Rp3,14 triliun, jauh di bawah capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,93 triliun. Dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$191 juta, rasio pembayaran dividen (payout ratio) ditetapkan sebesar 60%.

Keputusan ini tentu menjadi perhatian serius bagi para investor yang mengandalkan dividen sebagai salah satu sumber keuntungan dari investasi di saham ITMG. Anjloknya laba bersih menjadi indikator utama tantangan yang dihadapi perseroan di tengah dinamika pasar komoditas global yang bergejolak.

Selain penetapan dividen, RUPST ITMG juga menyetujui adanya perombakan dalam susunan pengurus perusahaan. Perseroan menerima pengunduran diri Bapak Djoko Wintoro dari posisinya sebagai Komisaris Independen. Sebagai penggantinya, RUPST mengangkat Bapak Gede Harja Wasistha untuk mengisi posisi tersebut, efektif sejak ditutupnya rapat. Perubahan ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi strategi dan tata kelola perusahaan ke depan, meskipun fokus utama investor saat ini masih tertuju pada pemulihan kinerja laba dan potensi dividen di masa mendatang.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar