Haluannews Ekonomi – Jakarta, Haluannews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada penutupan perdagangan Jumat (16/10/2025), terperosok 2,57% dan berakhir di level 7.915. Kondisi ini mencerminkan sentimen negatif yang melanda pasar modal Indonesia.

Related Post
Tekanan terhadap IHSG juga sejalan dengan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Mata uang Garuda harus rela parkir di posisi Rp 16.575 per Dolar AS, menambah kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi.

Penurunan IHSG ini turut menyeret saham-saham milik para konglomerat. Aksi jual yang masif membuat kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan besar ini terkikis signifikan. Sentimen negatif ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global dan domestik, serta kebijakan moneter yang ketat.
Para analis pasar menilai, pelemahan IHSG ini merupakan momentum bagi investor untuk melakukan akumulasi saham-saham fundamental baik dengan valuasi yang menarik. Namun, investor juga diimbau untuk tetap berhati-hati dan selektif dalam memilih saham, serta mempertimbangkan risiko investasi yang ada.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar