IHSG Terjun Bebas Nyaris 5%: Asing Obral Saham Big Cap!

IHSG Terjun Bebas Nyaris 5%: Asing Obral Saham Big Cap!

Haluannews Ekonomi – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada penutupan sesi pertama perdagangan hari Rabu (3/6/2026), anjlok nyaris 5%. Sentimen negatif ini turut diperparah oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai lebih dari setengah triliun rupiah.

COLLABMEDIANET

Data dari Haluannews.id mencatat, investor asing membukukan net sell sebesar Rp 525,4 miliar sepanjang sesi I. Total transaksi jual asing mencapai Rp 5,7 triliun, sementara pembelian hanya Rp 5,2 triliun. Beberapa saham blue-chip menjadi sasaran utama pelepasan. Bank Central Asia (BBCA) memimpin daftar dengan net sell Rp 263,7 miliar, diikuti oleh Chandra Asri Pacific (TPIA) sebesar Rp 244,5 miliar. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga tak luput dari tekanan dengan net foreign sell Rp 195,2 miliar, serta Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Rp 94 miliar.

IHSG Terjun Bebas Nyaris 5%: Asing Obral Saham Big Cap!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Di sisi lain, beberapa saham justru menarik minat beli asing. Bumi Resources (BUMI) menjadi yang teratas dengan net buy Rp 157,5 miliar. Bank Mandiri (BMRI) juga mencatatkan pembelian bersih Rp 86 miliar, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan Rp 83,6 miliar.

Pada penutupan sesi I, IHSG parkir di level 5.889,48, merosot tajam 4,94%. Bahkan, selama perdagangan, indeks acuan ini sempat menyentuh level terendah dengan penurunan hingga 5,13%. Kondisi pasar mencerminkan dominasi sentimen negatif, di mana 752 saham mengalami penurunan, 169 saham stagnan, dan hanya 38 saham yang berhasil menguat.

Aktivitas transaksi cukup tinggi, tercatat sebanyak 1,76 juta kali dengan volume perdagangan mencapai 23,51 miliar lembar saham, senilai total Rp 14,86 triliun.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar