IHSG Melejit Bak Roket Ini Pemicunya

IHSG Melejit Bak Roket Ini Pemicunya

haluannews.id – Pasar modal Indonesia dihebohkan dengan lonjakan signifikan Indeks Harga Saham Gabungan IHSG pada penutupan pekan ini Jumat 3 Juni 2026. Indeks acuan ini melesat tajam 2,28 persen atau setara 131,22 poin dan mengakhiri perdagangan di level 5875,78. Kenaikan impresif ini terjadi di tengah volume transaksi yang masih tergolong sepi memicu pertanyaan di kalangan investor.

COLLABMEDIANET

Mayoritas saham menunjukkan performa positif dengan 520 emiten berhasil menguat. Hanya 159 saham yang terkoreksi sementara 280 emiten lainnya stagnan. Fenomena ini menarik perhatian mengingat likuiditas pasar yang belum sepenuhnya pulih. Total nilai transaksi hanya mencapai Rp 10,43 triliun dari 17,02 miliar saham yang diperdagangkan dalam 1,36 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 10.287 triliun di akhir pekan.

IHSG Melejit Bak Roket Ini Pemicunya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Mengutip data Refinitiv kinerja positif ini merata di seluruh sektor dengan Utilitas memimpin kenaikan fantastis 3,61 persen. Sektor bahan baku juga tak kalah cemerlang dengan 3,39 persen dan teknologi 2,46 persen.

Pendorong utama kenaikan IHSG tak lain adalah performa solid dari saham-saham berkapitalisasi besar atau big caps terutama dari sektor perbankan. Dukungan juga datang dari emiten konglomerasi infrastruktur digital dan komoditas. Tekanan dari saham-saham yang melemah relatif kecil sehingga tidak mampu membendung dorongan positif dari para penopang utama indeks.

PT Bank Central Asia Tbk BBCA memimpin daftar kontributor utama dengan sumbangan 28,75 poin indeks. Diikuti PT Astra International Tbk ASII yang turut berkontribusi 10,20 poin dan PT Amman Mineral Internasional Tbk AMMN dengan 10,13 poin. PT DCI Indonesia Tbk DCII juga memberikan dorongan signifikan sebesar 9,45 poin sementara PT Bank Mandiri Persero Tbk BMRI melengkapi daftar dengan tambahan 9,00 poin.

Sementara itu tekanan jual relatif minim dengan beberapa saham yang sedikit menghambat laju indeks. PT Sinar Mas Multiartha Tbk SMMA menjadi penekan terbesar dengan pengurangan 2,28 poin. Kemudian PT Barito Pacific Tbk BRPT mengurangi 0,87 poin diikuti PT Bayan Resources Tbk BYAN sebesar 0,82 poin dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk VKTR sebesar 0,62 poin.

Di tengah gejolak pasar investor asing justru menunjukkan kepercayaan dengan melakukan pembelian bersih senilai Rp 160,3 miliar di seluruh pasar sepanjang sesi. Rinciannya pembelian asing mencapai Rp 1,9 triliun dan penjualan asing Rp 1,8 triliun.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar