IHSG Bangkit! Sesi II Beri Kejutan, Investor Sumringah

IHSG Bangkit! Sesi II Beri Kejutan, Investor Sumringah

Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil membalikkan keadaan dan ditutup menguat 0,13% pada perdagangan Jumat (25/7/2025), mencapai level 7.543,5. Sempat tertekan di sesi pertama, IHSG menunjukkan resiliensinya di sesi kedua.

COLLABMEDIANET

Pergerakan pasar saham hari ini diwarnai oleh 372 saham yang melemah, berbanding 263 saham yang menguat, serta 321 saham yang stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 12,09 triliun dengan volume 22,52 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,43 juta transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat naik menjadi Rp 13.518 triliun.

IHSG Bangkit! Sesi II Beri Kejutan, Investor Sumringah
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meskipun mayoritas sektor mengalami penurunan, beberapa saham mampu menjadi penopang utama IHSG. Saham emiten asuransi SMMA milik Sinar Mas melonjak 20%, memberikan kontribusi signifikan sebesar 30,11 indeks poin terhadap penguatan IHSG. Selain itu, saham BRPT milik Prajogo Pangestu juga mencuri perhatian dengan kenaikan 11,71%, menyumbang 16,15 indeks poin. Saham Prajogo lainnya, CDIA, juga naik 10% dan menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA), berkontribusi 4,56 indeks poin.

Di sisi lain, saham-saham perbankan seperti BBRI, BMRI, dan BBNI menjadi pemberat indeks dengan kontribusi negatif masing-masing sebesar -11,53, -9,63, dan -4,63 indeks poin.

Penguatan IHSG sejalan dengan kembalinya arus modal asing ke pasar modal Indonesia. Investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp 175,38 miliar di seluruh pasar dan Rp 319,49 miliar di pasar reguler.

Masuknya kembali dana asing, terutama ke sektor perbankan, memberikan sentimen positif di tengah tekanan pasar global dan volatilitas yang masih tinggi. Jika tren inflow asing ini berlanjut, potensi penguatan IHSG masih terbuka lebar. Sektor perbankan, dengan bobotnya yang besar dalam indeks, berpotensi menjadi motor utama kenaikan. Konsistensi aliran dana asing juga dapat meningkatkan sentimen pelaku pasar menjelang akhir pekan.

Namun, investor perlu mewaspadai kondisi teknikal IHSG yang sudah berada di area resistance. Reli penguatan di bulan Juli ini telah meninggalkan beberapa gap teknikal pada grafik pergerakan harga, yang berpotensi ditutup dalam waktu dekat, membuka peluang koreksi jangka pendek. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati terhadap potensi tekanan jual yang bisa muncul tiba-tiba.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar