Haluannews Ekonomi – Emiten farmasi PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) memberikan pernyataan resmi terkait kasus hukum yang menjerat Dahlan Iskan, komisaris independen perusahaan tersebut. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Kamis (10/7/2025), Direktur Utama Brigit Biofarmaka, Is Heriyanto, menegaskan bahwa manajemen OBAT telah memantau perkembangan kasus tersebut dan siap mengambil langkah sesuai hukum dan peraturan yang berlaku.

Related Post
Is Heriyanto menekankan komitmen Dahlan Iskan untuk kooperatif dalam proses hukum. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa OBAT secara proaktif melakukan mitigasi risiko atas potensi dampak pemberitaan dan kejadian yang dapat mempengaruhi perusahaan. "Kami berkomitmen penuh pada prinsip transparansi dan keterbukaan informasi, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG)," tegasnya. Integritas dan profesionalisme seluruh jajaran manajemen dan dewan komisaris pun dijaga.

OBAT memastikan bahwa hingga saat ini, tidak ada informasi material yang secara langsung terkait dengan penetapan Dahlan Iskan sebagai tersangka dugaan penggelapan dan pencucian uang yang berdampak pada kelangsungan hidup perusahaan dan harga saham. "Kasus ini bersifat pribadi dan tak berkorelasi langsung dengan operasional, keuangan, maupun tata kelola OBAT," jelas Is Heriyanto. Ia juga meyakinkan bahwa kasus tersebut tidak berdampak negatif pada kondisi keuangan perusahaan yang memiliki fundamental solid dan kinerja keuangan positif.
Meskipun demikian, saham OBAT terpantau turun 0,57% ke level 350 pada sesi I perdagangan Kamis (10/7/2025), bergerak dalam rentang 346-354. Perkembangan ini perlu dipantau lebih lanjut oleh para investor.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar