WIKA Pacu Bendungan Jenelata: Energi Bersih dan Ketahanan Air!

WIKA Pacu Bendungan Jenelata: Energi Bersih dan Ketahanan Air!

Haluannews Ekonomi – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus memacu pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan air nasional. Hingga akhir kuartal III-2025, progres konstruksi fisik bendungan telah mencapai 22,52%, melampaui target awal sebesar 1,5%.

COLLABMEDIANET

Penyelesaian pekerjaan galian, pondasi bendungan, pembangunan jalan akses, dan perlindungan lereng menjadi fokus utama dalam percepatan proyek strategis ini. Bendungan Jenelata akan memainkan peran krusial dalam optimalisasi sumber daya air di Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Gowa, Kota Makassar, Kabupaten Takalar, dan Kabupaten Maros.

WIKA Pacu Bendungan Jenelata: Energi Bersih dan Ketahanan Air!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kabupaten Gowa akan merasakan manfaat langsung berupa pengendalian banjir dan ketersediaan air baku yang lebih terjamin. Lebih lanjut, bendungan ini direncanakan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 7 megawatt, yang akan menambah pasokan energi bersih di wilayah Gowa dan Makassar. Kota Makassar juga akan mendapatkan pasokan air baku dan perlindungan banjir dari Sungai Jeneberang, sementara Takalar dan Maros akan memperoleh dukungan air untuk kebutuhan domestik dan industri.

Bendungan Jenelata dirancang sebagai bendungan urugan batu permukaan inti kedap air dari beton (CFRD) dengan kapasitas tampung total 223,6 juta meter kubik. Selain pengendalian banjir, bendungan ini juga akan mengairi lahan seluas 25.783 hektare, meningkatkan indeks pertanaman dari 276% menjadi 300% dengan pola tanam padi-padi-palawija. Suplai air baku sebesar 6,05 meter kubik per detik juga akan dialirkan untuk kebutuhan air minum dan industri di empat kabupaten/kota tersebut.

Kehadiran Bendungan Jenelata diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan sektor perikanan, pariwisata, dan jasa. Proyek ini juga memberikan manfaat sosial berupa peningkatan akses air bersih, ketahanan pangan, serta pengurangan risiko banjir di wilayah Gowa dan Makassar.

Sebagai bagian dari KSO kontraktor utama, WIKA berperan strategis dalam pelaksanaan pembangunan fisik bendungan, menjamin mutu, ketepatan waktu, dan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh tahapan pembangunan.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menegaskan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan. "Penerapan prinsip ESG di WIKA merupakan langkah konkret dalam mendukung visi pembangunan nasional. Melalui proyek-proyek strategis seperti Bendungan Jenelata, WIKA berupaya menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya andal dan efisien, tetapi juga memperkuat ketahanan air, energi, dan pangan," ujarnya.

Dengan progres yang melampaui target, penerapan teknologi konstruksi modern, dan komitmen kuat terhadap prinsip keberlanjutan, Bendungan Jenelata diharapkan menjadi proyek strategis nasional yang memperkuat ketahanan air, pangan, dan energi di Sulawesi Selatan, serta menjadi wujud nyata kontribusi WIKA dalam membangun infrastruktur yang andal, efisien, dan berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar