Rupiah & IHSG Terancam Terjun Bebas: Ini Pemicu Ganda Volatilitas!

Rupiah & IHSG Terancam Terjun Bebas: Ini Pemicu Ganda Volatilitas!

Haluannews Ekonomi – Pasar keuangan Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat bergejolak, demikian diungkapkan oleh Managing Director & Chief Investment Officer Pinnacle Investment, Andri Yauhari Njauw. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus dihantui pelemahan, bahkan berpotensi menyentuh level 5.900, sementara nilai tukar Rupiah terpantau terus melemah hingga menyentuh angka Rp 17.800 per Dolar AS.

COLLABMEDIANET

Tekanan terhadap IHSG dan Rupiah ini tidak lepas dari sentimen eksternal yang kuat. Konflik di Timur Tengah, misalnya, telah memicu kenaikan harga minyak dunia, yang secara langsung berdampak pada biaya impor dan inflasi di dalam negeri. Kondisi geopolitik ini turut memperparah pelemahan nilai tukar Rupiah di tengah dominasi Dolar AS.

Rupiah & IHSG Terancam Terjun Bebas: Ini Pemicu Ganda Volatilitas!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Di sisi domestik, kekhawatiran terhadap kebijakan fiskal pemerintah menjadi sorotan utama. Ancaman defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berpotensi melampaui batas 3% dari PDB menimbulkan ketidakpastian di kalangan investor, menambah beban pada pasar keuangan yang sudah rapuh.

Kombinasi tekanan ganda, baik dari faktor eksternal maupun internal, telah menciptakan volatilitas ekstrem di pasar keuangan Indonesia. Pertanyaan besar pun muncul: Bagaimana arah kebijakan Federal Reserve akan memengaruhi pasar Indonesia? Ke mana aliran dana asing akan bergerak di pasar negara berkembang? Dan strategi investasi apa yang akan diambil oleh pengelola dana jumbo dalam menghadapi ketidakpastian ini?

Ulasan mendalam mengenai dinamika pasar ini disampaikan oleh Andri Yauhari Njauw dalam program Power Lunch Haluannews.id, pada Jumat, 29 Mei 2026, bersama Andi Shalini.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar