Haluannews Ekonomi – Sebuah transaksi besar mengguncang pasar saham, melibatkan 2,67 miliar lembar saham PT Capital Finance Indonesia Tbk (CASA) pada perdagangan Senin (13/10/2025). Nilai transaksi yang terjadi di pasar negosiasi ini mencapai Rp 2,86 triliun, dengan harga rata-rata Rp 1.070 per saham.

Related Post
Meskipun transaksi jumbo ini mengejutkan, belum ada informasi resmi mengenai pihak-pihak yang terlibat maupun tujuan dari aksi korporasi tersebut. Spekulasi pun bermunculan di kalangan pelaku pasar, mengingat besarnya nilai transaksi yang terjadi.

Kendati demikian, pergerakan saham CASA pada hari yang sama menunjukkan koreksi tipis sebesar 0,92% ke level Rp 1.075. Sepanjang hari, saham CASA bergerak dalam rentang Rp 1.065 – Rp 1.085. Namun, secara year-to-date (ytd), saham CASA telah mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 90,27%.
Sebagai informasi, Danny Nogroho tercatat sebagai pemegang manfaat akhir saham CASA. Ia mengendalikan CASA melalui PT Capital Strategic Invesco, yang menggenggam 36,53 miliar saham atau setara dengan 67,06% per 30 September 2025.
CASA sendiri merupakan perusahaan jasa keuangan yang juga merupakan induk dari sejumlah perusahaan finansial, salah satunya adalah PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA). Melalui PT Capital Global Investama, CASA mengendalikan 64,7% saham BACA per 30 September 2025.
Dari sisi kinerja keuangan, CASA mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 13,63 miliar per 30 Juni 2025, meningkat 27,07% secara tahunan (yoy). Transaksi jumbo ini tentu menjadi sorotan dan menimbulkan pertanyaan mengenai arah strategi bisnis CASA ke depan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar