KAI Pesan KRL Baru Demi Keamanan Penumpang

KAI Pesan KRL Baru Demi Keamanan Penumpang

haluannews.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, KAI Commuter, tengah melakukan langkah besar untuk memperkuat armada transportasi massal di wilayah Jabodetabek. Langkah ini diambil menyusul adanya kebijakan penarikan sejumlah rangkaian kereta untuk memastikan standar keamanan tertinggi bagi jutaan penumpang yang bergantung pada layanan ini setiap harinya.

COLLABMEDIANET

Dalam upaya memperbarui dan menjaga performa armada, KAI telah memesan sebanyak 16 rangkaian atau trainset Kereta Rel Listrik (KRL) baru kepada PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Pesanan besar ini bertujuan untuk menggantikan serta menambah kapasitas armada guna mengimbangi lonjakan jumlah pengguna KRL yang kini rata-rata mencapai 1,1 juta orang per hari.

KAI Pesan KRL Baru Demi Keamanan Penumpang
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Senior Manager Corporate Communication and Representative Office INKA, Nanang Agung Rohmandiyas, menjelaskan bahwa saat ini proses pengerjaan 16 rangkaian baru tersebut tengah berlangsung di fasilitas produksi INKA. Namun, selain fokus pada pesanan baru, INKA juga tengah disibukkan dengan proses perawatan intensif atau General Check Up (GCU) terhadap rangkaian yang sudah ada.

"Dari total pesanan 16 trainset KAI Commuter, sebagian masih dalam proses pengerjaan. Di sisi lain, kami juga menangani tujuh rangkaian yang menjalani General Check Up. Dari tujuh rangkaian tersebut, dua di antaranya sudah rampung diperiksa dan telah kembali beroperasi," ungkap Nanang kepada haluannews.id.

Nanang menambahkan bahwa dua rangkaian yang baru saja selesai diperbaiki tidak langsung diterjunkan ke jalur komuter. Ada prosedur ketat yang harus dilalui, yakni tahap pengujian menyeluruh untuk memastikan seluruh sistem berfungsi normal dan aman sebelum melayani penumpang kembali. Sementara itu, lima rangkaian lainnya masih dalam proses perawatan bertahap, dan dua rangkaian berikutnya (ke-8 dan ke-9) sedang memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing) di pabrik Madiun.

Langkah proaktif KAI ini bermula dari keputusan manajemen untuk melakukan recall atau penarikan terhadap tujuh rangkaian KRL seri iE305/CLI-225. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, dalam keterangannya di hadapan Komisi VI DPR RI, menyebutkan bahwa penarikan ini dilakukan setelah ditemukan potensi masalah pada komponen tertentu.

"Kami menemukan adanya komponen yang berpotensi mengganggu kelancaran operasional pada rangkaian iE305/CLI-225 tersebut. Oleh karena itu, demi keselamatan, kami memutuskan untuk melakukan recall terhadap tujuh unit trainset tersebut," tegas Bobby.

Penarikan tujuh rangkaian tersebut dilakukan guna melakukan pengecekan mendalam di Dipo Kereta Depok. Dengan adanya penambahan 16 rangkaian baru dari INKA dan perbaikan intensif pada armada lama, diharapkan stabilitas layanan KRL Jabodetabek tetap terjaga, sekaligus meminimalisir risiko gangguan teknis di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar