7 KRL Ditarik dari Jalur Menuju Bengkel INKA

7 KRL Ditarik dari Jalur Menuju Bengkel INKA

haluannews.id – Dunia transportasi publik di Jakarta tengah menjadi sorotan setelah adanya kebijakan penarikan sejumlah armada Kereta Rel Listrik (KRL) dari jalur operasional. Sebanyak tujuh rangkaian KRL seri iE305/CLI-225 resmi ditarik untuk menjalani prosedur pemeriksaan intensif atau yang dikenal dengan istilah General Check Up (GCU). Langkah ini diambil guna memastikan seluruh komponen teknis dalam rangkaian tersebut berada dalam kondisi prima sebelum kembali melayani ribuan penumpang setiap harinya.

COLLABMEDIANET

Proses perawatan menyeluruh ini dilakukan di fasilitas PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Penarikan armada ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah langkah preventif yang sangat krusial dalam menjaga standar keselamatan transportasi massal. Mengingat intensitas penggunaan KRL yang sangat tinggi setiap harinya, pemeliharaan rutin dan mendalam menjadi harga mati agar tidak terjadi kendala teknis saat kereta sedang melaju di lintasan.

7 KRL Ditarik dari Jalur Menuju Bengkel INKA
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Senior Manager Corporate Communication and Representative Office INKA, Nanang Agung Rohmandiyas, memberikan penjelasan resmi terkait langkah yang diambil oleh pihak KAI Commuter dan INKA tersebut. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kualitas layanan sarana transportasi.

"INKA bersama KAI Commuter melaksanakan General Check Up melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem dan komponen utama KRL," ungkap Nanang saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Nanang, proses GCU ini tidak hanya sekadar pengecekan fisik secara kasat mata. Tim ahli yang terdiri dari divisi engineering serta quality assurance dari INKA diterjunkan langsung untuk membedah setiap bagian vital dari rangkaian KRL tersebut. Fokus utama pemeriksaan mencakup seluruh sistem penggerak, kelistrikan, hingga komponen mekanis utama yang menjadi jantung dari operasional kereta.

Setiap rangkaian yang ditarik harus melewati serangkaian tahapan pengujian yang ketat. Tidak ada ruang untuk kompromi dalam hal kualitas; setiap komponen harus dinyatakan lulus uji standar keamanan sebelum diizinkan kembali masuk ke dalam jalur operasional. Hal ini bertujuan agar aspek keselamatan, keandalan, dan fungsi sarana tetap berada pada level optimal.

Langkah penarikan tujuh rangkaian KRL seri iE305 ini sebelumnya telah dilakukan di Dipo kereta Depok, Jawa Barat. Meskipun penarikan armada dalam jumlah tertentu dapat memengaruhi ketersediaan rangkaian secara sementara, pihak pengelola menekankan bahwa hal ini jauh lebih penting demi menjamin keamanan nyawa penumpang dan kelancaran perjalanan jangka panjang.

Dengan adanya prosedur General Check Up yang ketat ini, diharapkan keandalan armada KRL produksi INKA dapat terus terjaga. Ke depannya, integrasi antara pemeliharaan rutin dan pengawasan kualitas yang ketat akan menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan mobilitas masyarakat yang terus meningkat di wilayah metropolitan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar