TERUNGKAP! Ribuan Posisi BUMN Pengelola Ekonomi Desa Siap Melesat!

TERUNGKAP! Ribuan Posisi BUMN Pengelola Ekonomi Desa Siap Melesat!

Haluannews Ekonomi – Pemerintah secara ambisius membuka puluhan ribu kesempatan kerja strategis untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Ini bukan sekadar lowongan biasa, melainkan janji status sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun, sebuah langkah signifikan untuk menggerakkan roda ekonomi akar rumput dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

COLLABMEDIANET

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sektor pangan dan perikanan di tingkat desa. "Pemerintah, melalui Panitia Seleksi Nasional SDM PHTC, akan membuka rekrutmen untuk putra-putri terbaik Indonesia agar ikut serta dalam pengelolaan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih," ujar Zulkifli, seperti dikutip dari keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) pada Kamis (16/4). Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan di seluruh pelosok negeri.

TERUNGKAP! Ribuan Posisi BUMN Pengelola Ekonomi Desa Siap Melesat!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Proses rekrutmen masif ini akan dilaksanakan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) untuk 35.476 pelamar terpilih. Mereka yang lolos seleksi akan diangkat menjadi pegawai BUMN dengan skema PKWT selama dua tahun, sesuai dengan durasi program penguatan operasional. Zulkifli merincikan, dari total posisi tersebut, 30.000 lowongan dialokasikan untuk manajer koperasi yang nantinya akan bernaung di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara, sebuah entitas BUMN yang fokus pada ketahanan pangan. Sementara itu, 5.476 posisi lainnya diperuntukkan bagi pegawai kampung nelayan, dengan status kepegawaian di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara, yang berfokus pada sektor kelautan dan perikanan.

Pendaftaran telah dibuka sejak 15 April kemarin dan akan berakhir pada 24 April 2026 melalui portal resmi phtc.panselnas.go.id. Kesempatan emas ini terbuka lebar bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari berbagai jurusan, dengan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 serta usia maksimal 35 tahun. Zulkifli Hasan dengan tegas menyatakan bahwa seluruh tahapan seleksi ini bebas biaya.

"Selain itu, kami tegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi ini tidak dipungut biaya apapun," lanjut Zulkifli, mengingatkan para calon pelamar untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan. Pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui situs resmi yang telah ditentukan, guna memastikan proses seleksi berlangsung secara adil dan transparan. Zulkifli juga mengimbau calon pelamar untuk mewaspadai berbagai bentuk penipuan yang menjanjikan kelulusan tanpa melalui proses seleksi resmi. "Tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan. Bila ada pihak yang minta imbalan, nanti janji lulus, nah itu berarti menipu, berbohong," tegas Zulkifli, menekankan pentingnya integritas dalam proses rekrutmen ini.

Program ini merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah untuk mengembangkan sekitar 80.000 koperasi di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah kemungkinan besar akan membuka rekrutmen tahap berikutnya seiring dengan perluasan cakupan program. Peluang ini bukan hanya sekadar pekerjaan, melainkan kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi desa dan nelayan, sekaligus mendapatkan pengalaman berharga di lingkungan BUMN.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar