haluannews.id – PT Perkebunan Nusantara III Persero atau PTPN III bersiap melancarkan ekspansi bisnis raksasa di sektor pangan dan energi. Langkah ini diambil demi mewujudkan ambisi pemerintah untuk swasembada. Untuk merealisasikan rencana besar tersebut, perusahaan pelat merah ini membutuhkan suntikan modal yang tidak main-main mencapai Rp140 triliun. Plt Direktur Utama PTPN III Iswahyudi mengungkapkan angka fantastis ini dalam sebuah rapat penting.

Related Post
Dana jumbo ini, yang dialokasikan untuk program lima tahun ke depan, akan difokuskan pada perluasan lahan serta pembangunan pabrik-pabrik pengolahan baru. "Kami memerlukan belanja modal sekitar Rp140 triliun," tegas Iswahyudi di hadapan Komisi VI DPR RI Jakarta, Senin.

Untuk memuluskan rencana ambisius ini, PTPN III sedang berupaya agar proyek-proyeknya mendapat status Proyek Strategis Nasional (PSN). Status PSN diharapkan dapat menyederhanakan koordinasi regulasi, tata kelola, dan membuka pintu skema pembiayaan jangka panjang, termasuk potensi Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah.
Berdasarkan proyeksi rencana kerja PTPN III, investasi besar ini akan digunakan untuk menambah 270.000 hektare lahan kelapa sawit dan 500.000 hektare lahan tebu hingga tahun 2030. Tidak hanya itu, PTPN III juga akan merambah komoditas baru seperti singkong seluas 104.000 hektare, kedelai 200.000 hektare, bawang putih 24.000 hektare, dan jagung 4.200 hektare.
Di sektor hilir, dana tersebut akan mengalir untuk pembangunan tiga pabrik gula modern dan pengembangan infrastruktur energi hijau. PTPN III berencana membangun sepuluh pabrik bioetanol baru yang akan mengolah tebu, singkong, dan jagung. Selain itu, pengembangan fasilitas biodiesel dan compressed biogas (CBG) juga menjadi prioritas utama.








Tinggalkan komentar