Haluannews Ekonomi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini menyatakan keyakinannya bahwa pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) akan menjadi katalis positif bagi dinamika pasar keuangan nasional. DSI, yang dirancang sebagai entitas pengelola mekanisme ekspor terpadu untuk komoditas strategis, diproyeksikan membawa angin segar, khususnya bagi emiten publik dan bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Related Post
Purbaya menjelaskan, kehadiran DSI akan secara signifikan meningkatkan transparansi operasional dan profitabilitas korporasi yang bergerak di sektor ekspor komoditas. Selama ini, menurutnya, ada celah di mana potensi keuntungan dari aktivitas ekspor tidak sepenuhnya tercatat dalam laporan keuangan perusahaan. "Jika seluruh keuntungan kini dilaporkan secara transparan ke perusahaannya, profitabilitasnya dapat melonjak drastis. Ini adalah sinyal positif bagi pasar, bukan sebaliknya," tegas Purbaya dalam sebuah konferensi pers di Jakarta. Ia menambahkan, langkah ini sekaligus mendisiplinkan para pemilik agar tidak ‘menggarong’ perusahaan publik mereka sendiri, yang pada akhirnya akan menguntungkan para investor.

Lebih lanjut, Purbaya menggarisbawahi bahwa kebijakan DSI tidak hanya menguntungkan emiten, tetapi juga berpotensi memperkokoh fondasi likuiditas perbankan nasional, terutama bagi bank-bank pelat merah yang tergabung dalam Himbara. Arus masuk dana hasil ekspor dan Devisa Hasil Ekspor (DHE) ke dalam sistem keuangan domestik diprediksi akan menjadi pendorong utama penguatan ini.
Purbaya mengungkapkan keheranannya mengapa dampak positif ini belum sepenuhnya tercermin pada pergerakan saham bank-bank Himbara. Ia bahkan secara gamblang menyatakan, jika diizinkan berinvestasi di bursa saham, dirinya pasti sudah ‘menyerok’ saham Himbara saat terjadi koreksi harga sebelumnya. "Saya sungguh tidak memahami mengapa saham bank-bank Himbara belum menunjukkan kenaikan signifikan saat ini. Jika saya diizinkan bermain saham, saya pasti sudah membelinya sejak kemarin, ketika harganya jatuh. Tapi kan saya tidak boleh? Nah, Anda boleh. Jadi, belilah sebanyak-banyaknya. Sebab, bank-bank ini akan memiliki likuiditas yang melimpah, memungkinkan mereka untuk mengatur kekuatan di sektor finansial," pungkas Purbaya, memberikan isyarat kuat kepada para investor.
Editor: Rohman











Tinggalkan komentar