Haluannews Ekonomi – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) resmi membagikan dividen tunai fantastis sebesar Rp 21 triliun atau setara Rp 212,46 per saham. Keputusan ini diambil setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui pembagian 89% dari laba bersih tahun buku 2024. Angka ini merupakan kabar gembira bagi para pemegang saham, mengingat laba bersih TLKM sepanjang tahun lalu mencapai Rp 23,6 triliun. Sisa laba bersih sebesar Rp 2,59 triliun (11%) akan dialokasikan sebagai laba ditahan.

Related Post
Kinerja Telkom sepanjang 2024 memang mencengangkan. Pendapatan konsolidasi mencapai Rp 150 triliun, tumbuh tipis 0,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun terdampak program Pensiun Dini (Early Retirement Program/ERP) pada kuartal II 2024, EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi) konsolidasi tetap kuat di angka Rp 75 triliun dengan margin 50%. Laba bersih operasional tercatat Rp 24,1 triliun (margin 16,1%), sementara laba bersih mencapai Rp 23,6 triliun (margin 15,8%).

Kuartal IV 2024 juga menunjukkan tren positif. Pendapatan tumbuh 2,2% secara kuartalan (QoQ) menjadi Rp 37,7 triliun, dan laba bersih naik 1% QoQ menjadi Rp 6 triliun. Kabar baik ini langsung berimbas positif pada harga saham TLKM. Pada perdagangan Selasa (27/5/2024), saham TLKM melesat lebih dari 2%, menembus angka Rp 2.860 per saham. Apalagi, dalam sebulan terakhir, saham TLKM telah terapresiasi 11%. Dengan harga terbaru, imbal hasil dividen TLKM mencapai hampir 7,5%, sebuah angka yang sangat menarik bagi investor. Ke depan, kinerja Telkom patut dinantikan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar