haluannews.id – PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) kini tengah gencar mempererat kolaborasi strategisnya dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Langkah ini diambil seiring pesatnya geliat ekonomi di wilayah tersebut yang didorong kuat oleh hilirisasi industri serta masifnya investasi.

Related Post
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menegaskan Maluku Utara telah bertransformasi menjadi salah satu lokomotif utama pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, BTN bertekad mengambil peran yang lebih signifikan, tidak hanya sebagai penyedia jasa perbankan, melainkan juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

"Data pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026 yang mencapai 19,64 persen secara tahunan, serta rekor pertumbuhan tertinggi di Indonesia pada 2025 sebesar 34,17 persen, adalah bukti nyata potensi luar biasa yang dimiliki Maluku Utara. Potensi ini merentang dari hilirisasi industri, pertambangan, perikanan, hingga sektor pariwisata," ujar Nixon dalam keterangan resminya. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan kerja Nixon ke Maluku Utara, di mana ia disambut hangat oleh Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe.
Menurut Nixon, lonjakan pertumbuhan ekonomi yang impresif ini secara otomatis mengubah dinamika kebutuhan layanan finansial bagi pemerintah daerah dan masyarakatnya. BTN, lanjutnya, siap sedia mendukung penuh inisiatif digitalisasi pengelolaan keuangan pemerintah provinsi, sekaligus memperkokoh ekosistem ekonomi di Maluku Utara. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah menempatkan dananya di BTN, sebuah pijakan kuat untuk ekspansi kolaborasi di masa mendatang.
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Maluku Utara pada triwulan I-2026 tumbuh fantastis 19,64 persen secara tahunan, melampaui rerata nasional secara signifikan. Pertumbuhan ini utamanya ditopang oleh sektor industri pengolahan yang melonjak 37,09 persen, serta geliat investasi yang tercermin dari Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 17,57 persen. Sebelumnya, pada tahun 2025, Maluku Utara bahkan mencatat rekor pertumbuhan ekonomi 34,17 persen, menjadikannya yang tertinggi se-Indonesia, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp133,6 triliun.
Sebagai wujud komitmen sosial, dalam kunjungan tersebut BTN turut menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan ini berupa pembangunan 32 unit rumah layak huni yang berlokasi di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut baik dan mengapresiasi dukungan BTN ini. Menurutnya, penyediaan hunian layak menjadi fondasi krusial dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membangun sumber daya manusia yang unggul di wilayahnya.








Tinggalkan komentar