Strategi Cerdas Prajogo Pangestu: Buyback Saham Rp 2 Triliun Tanpa RUPS!

Strategi Cerdas Prajogo Pangestu: Buyback Saham Rp 2 Triliun Tanpa RUPS!

Haluannews Ekonomi – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp 2 triliun. Langkah agresif ini dilakukan tanpa perlu menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), memanfaatkan celah regulasi baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

COLLABMEDIANET

Dalam prospektusnya, TPIA menyatakan akan menggunakan kas internal secara bertahap untuk mengakuisisi maksimal 250 juta saham atau 0,29% dari total saham beredar. Harga pembelian saham ditargetkan maksimal Rp 10.000 per lembar, sesuai dengan ketentuan POJK No. 13/2023. Periode buyback berlangsung mulai 12 Maret 2025 hingga 11 Maret 2026, dengan target penyelesaian dalam tiga bulan sejak pengumuman keterbukaan informasi, yakni hingga 20 Juni 2025. Perseroan memastikan jumlah saham yang dibeli kembali akan tetap memperhatikan jumlah saham free float sesuai peraturan yang berlaku.

Strategi Cerdas Prajogo Pangestu: Buyback Saham Rp 2 Triliun Tanpa RUPS!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kebebasan TPIA melakukan buyback tanpa RUPS didasari oleh aturan baru OJK yang berlaku efektif sejak 18 Maret 2025. Aturan ini memungkinkan perusahaan terbuka melakukan buyback tanpa RUPS selama kondisi pasar mengalami fluktuasi signifikan dalam enam bulan ke depan. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi. Keputusan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi emiten dalam merespon dinamika pasar yang cepat berubah.

Strategi buyback TPIA ini menarik perhatian pasar, mengingat kondisi ekonomi global yang masih penuh tantangan. Langkah ini dapat diinterpretasikan sebagai upaya manajemen untuk meningkatkan nilai saham perusahaan di tengah ketidakpastian. Apakah strategi ini akan berhasil mendongkrak harga saham TPIA? Kita tunggu saja perkembangannya.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar