Terkuak! Rupiah & IHSG Terjun Bebas, Duit Investor Lari ke Sini?

Terkuak! Rupiah & IHSG Terjun Bebas, Duit Investor Lari ke Sini?

Haluannews Ekonomi – Pasar keuangan Indonesia saat ini dilanda tekanan signifikan, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah yang terus menunjukkan tren pelemahan. Kondisi ini dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang tak kunjung mereda, serta antisipasi terhadap sentimen penilaian indeks global seperti MSCI-FTSE terhadap prospek ekonomi Indonesia. Konsekuensinya, IHSG terperosok hingga menyentuh level 6.200, sebuah titik terendah yang memprihatinkan, sementara nilai tukar Rupiah juga mencatat rekor pelemahan historis, menembus angka Rp 17.700 per Dolar Amerika Serikat.

COLLABMEDIANET

Menyikapi kondisi ini, Chief Investment Officer BNI Asset Management, Farash Farich, memberikan pandangannya. Menurut Farash, kombinasi antara tantangan ekonomi domestik yang persisten dan ketidakpastian geopolitik global yang tak kunjung mereda telah memicu volatilitas ekstrem di pasar saham maupun Surat Berharga Negara (SBN). Gejolak ini menciptakan lanskap investasi yang penuh tantangan, memaksa para pengelola dana untuk lebih cermat dalam merumuskan strategi.

Terkuak! Rupiah & IHSG Terjun Bebas, Duit Investor Lari ke Sini?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pertanyaan krusial pun muncul di kalangan investor dan pengelola dana: bagaimana strategi terbaik untuk menghadapi badai ini? Ke mana seharusnya aliran dana investasi diarahkan di tengah turbulensi pasar yang kian intens? Dalam sebuah diskusi mendalam di program Squawk Box Haluannews.id pada Rabu (20/05/2026), Farash Farich secara eksklusif memaparkan analisis dan proyeksi BNI Asset Management. Ia menguraikan langkah-langkah strategis yang dapat ditempuh oleh manajer investasi untuk melindungi dan mengoptimalkan portofolio di tengah tekanan yang ada, sekaligus mencari peluang di tengah ketidakpastian global.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar