Haluannews Ekonomi – Jakarta – Pasar modal Indonesia diprediksi masih akan menarik di mata investor, terutama jelang akhir tahun 2025. Direktur & Head of Investment Pinnacle Investment, Indra M. Firmansyah, mengungkapkan keyakinannya terhadap potensi pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed dan Bank Indonesia, yang bisa menjadi angin segar bagi pasar.

Related Post
Indra melihat peluang berlanjutnya tren positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), meskipun fluktuasi tetap perlu diwaspadai. Menurutnya, dibutuhkan katalis kuat untuk mendorong masuknya modal asing (capital inflow) ke pasar modal Indonesia.

Sektor perbankan diprediksi menjadi salah satu primadona yang berpotensi mencetak pertumbuhan dan imbal hasil (return) yang signifikan di tahun mendatang. Sementara itu, saham-saham konglomerasi yang menjadi motor penggerak IHSG di tahun 2025, kinerjanya tetap perlu dicermati sebagai pertimbangan investasi di tahun 2026.
Dalam dialog bersama Haluannews.id, Indra memaparkan secara detail prospek investasi pasar modal Indonesia di akhir tahun 2025 hingga tahun 2026. Strategi investasi apa yang sebaiknya diambil? Sektor mana yang paling menjanjikan? Simak ulasan lengkapnya hanya di Haluannews.id.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar