Haluannews Ekonomi – Direktur PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), Wong Kevin, baru-baru ini menjadi sorotan pelaku pasar setelah menggelar aksi borong saham perseroan secara masif. Dalam kurun waktu satu minggu, ia tercatat mengakuisisi saham senilai sekitar Rp17,46 miliar. Informasi ini terungkap dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dipantau Haluannews.id.

Related Post
Aksi pembelian saham emiten perkapalan minyak dan gas (migas) ini berlangsung intensif antara tanggal 8 hingga 15 April 2026, dengan total mencapai 40,4 juta lembar saham. Pada tanggal 8 April 2026, Wong Kevin melakukan dua transaksi terpisah, masing-masing membeli 13,7 juta saham dengan harga Rp428 per saham, sehingga total pada hari itu mencapai 27,4 juta saham.

Tidak berhenti di situ, pada 10 April 2026, Wong kembali mengakumulasi 8 juta saham BULL pada harga Rp429 per saham. Tren pembelian berlanjut pada 13 April dengan 3 juta saham di harga Rp441 per saham. Puncaknya pada 15 April 2026, ia menambah kepemilikan sebanyak 2 juta saham dengan harga Rp487 per saham.
Dengan serangkaian transaksi ini, kepemilikan saham Wong Kevin di BULL melonjak signifikan. Dari sebelumnya 298,13 juta saham atau setara 1,92%, kini kepemilikannya mencapai 326,73 juta saham, yang merepresentasikan 2,11% dari total saham beredar. Peningkatan ini juga secara otomatis memperkuat hak suaranya dalam perseroan.
Aksi borong saham ini terjadi di tengah pergerakan saham BULL yang pada penutupan perdagangan Jumat, 17 April 2026, pukul 15.30 WIB, terpantau melemah 0,81% ke level Rp492 per saham. Meskipun demikian, kapitalisasi pasar perseroan tetap solid di angka Rp7,62 triliun. Pembelian saham oleh direksi dalam jumlah besar seringkali diinterpretasikan sebagai sinyal positif oleh pasar, menunjukkan keyakinan internal manajemen terhadap prospek masa depan perusahaan, bahkan ketika harga saham sedang mengalami koreksi minor. Langkah strategis Wong Kevin ini mengindikasikan optimisme kuat terhadap kinerja dan valuasi PT Buana Lintas Lautan Tbk ke depan, memberikan petunjuk penting bagi para investor yang mencermati pergerakan emiten pelayaran migas ini.
Editor: Rohman











Tinggalkan komentar