Haluannews Ekonomi – Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkatkan pengawasan ketat terhadap pergerakan saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF). Hal ini menyusul indikasi aktivitas perdagangan yang dinilai tidak wajar atau di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Langkah ini, menurut keterangan resmi BEI, bertujuan melindungi investor, khususnya pemegang saham IOTF.

Related Post
Perlu ditegaskan, penetapan UMA bukan berarti langsung mengartikan adanya pelanggaran hukum pasar modal. Informasi terakhir terkait IOTF adalah publikasi materi public expose tahunan pada 18 Desember 2024 melalui situs web BEI. Menariknya, BEI sebelumnya telah menghentikan sementara perdagangan saham IOTF di pasar reguler dan tunai pada 28 Oktober 2024 sebagai upaya pendinginan (cooling down). Sebelumnya, UMA juga tercatat terjadi pada 15 Oktober 2024, 23 September 2024, dan 18 Maret 2024.

Dalam pengumuman resmi Jumat (27/12), manajemen BEI menyatakan sedang mencermati pola transaksi saham IOTF. Investor pun diimbau untuk berhati-hati. BEI menyarankan investor untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji rencana aksi korporasi (corporate action) emiten jika belum mendapat persetujuan RUPS. Yang terpenting, investor didorong untuk mempertimbangkan segala kemungkinan sebelum mengambil keputusan investasi. Situasi ini jelas menjadi perhatian serius bagi pelaku pasar modal.










Tinggalkan komentar