Saham Ini Dibuang Asing Ratusan Miliar Rupiah

Saham Ini Dibuang Asing Ratusan Miliar Rupiah

haluannews.id – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampak lesu pada sesi pertama perdagangan Senin (3/8/2026), seolah menahan napas di tengah sorotan sentimen ekonomi baik dari dalam maupun luar negeri yang siap mewarnai pekan ini. Di tengah kondisi pasar yang cenderung datar, investor global justru terpantau melakukan aksi jual bersih yang masif, mencapai angka Rp363,53 miliar di seluruh pasar.

COLLABMEDIANET

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, hingga pukul 12.00 WIB, IHSG berada di level 6.234,29. Angka ini mencerminkan penurunan tipis 1,83 poin atau setara 0,03% dibandingkan penutupan pekan lalu di 6.236,13. Volume transaksi tercatat cukup ramai dengan nilai mencapai Rp7,68 triliun, melibatkan 23,09 miliar saham yang diperdagangkan dalam 1,39 juta kali transaksi. Dari jumlah tersebut, 323 saham menguat, 294 saham melemah, dan 169 saham lainnya stagnan.

Saham Ini Dibuang Asing Ratusan Miliar Rupiah
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kelesuan indeks ini sejalan dengan tren pelemahan yang melanda bursa-bursa utama di kawasan Asia-Pasifik. Indeks Nikkei 225 Jepang, Topix, dan Kospi Korea Selatan kompak dibuka di zona merah. Kondisi ini terjadi meskipun ada kabar positif dari Presiden AS Donald Trump yang membatalkan rencana serangan terhadap Iran, membuka secercah harapan untuk deeskalasi konflik di Timur Tengah. Sementara itu, dari kancah domestik, pelaku pasar menanti dengan cemas rilis data inflasi Juli, indeks PMI manufaktur, neraca perdagangan, serta konferensi pers dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang berpotensi memberikan arah baru bagi pasar.

Analisis dari Stockbit Sekuritas mengungkapkan bahwa di tengah pergerakan indeks yang cenderung stagnan, investor asing justru agresif melepas kepemilikan saham mereka. Total nilai transaksi asing pada sesi pertama mencapai Rp3,72 triliun, dengan rincian pembelian asing sebesar Rp1,68 triliun dan penjualan asing yang jauh lebih besar, yakni Rp2,04 triliun.

Beberapa saham unggulan menjadi sasaran utama aksi jual investor asing. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memimpin daftar dengan pelepasan mencapai Rp72,81 miliar. Disusul ketat oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang dilepas asing senilai Rp68,94 miliar, serta PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) dengan nilai Rp57,56 miliar.

Tidak hanya itu, sejumlah emiten lain juga merasakan tekanan jual dari investor global. Di antaranya adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp38,48 miliar, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) Rp38,31 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp29,06 miliar, dan PT Astra International Tbk. (ASII) Rp25,42 miliar. Aksi jual juga terlihat pada PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) sebesar Rp23,84 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) Rp19,14 miliar, serta PT Indika Energy Tbk. (INDY) Rp15,07 miliar.

Namun, di balik gelombang penjualan, ada pula saham-saham yang justru menarik minat investor global. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menjadi primadona dengan akumulasi pembelian bersih asing mencapai Rp73,49 miliar. Posisi kedua ditempati oleh PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang dikoleksi asing senilai Rp44,15 miliar.

Selain kedua raksasa tersebut, beberapa saham lain juga masuk radar pembelian asing. Yakni PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) sebesar Rp22,77 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) Rp20,43 miliar, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) Rp19,12 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) Rp15,11 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) Rp14,02 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) Rp9,77 miliar, PT Timah Tbk. (TINS) Rp7,66 miliar, dan PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk. (JGLE) Rp5,83 miliar.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar