haluannews.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya mengumumkan keputusan penting terkait jajaran pimpinan Bank Indonesia (BI). Komisi XI DPR secara resmi merestui Aida S Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) BI yang baru, menggantikan posisi Destry Damayanti yang kini telah ditetapkan sebagai Gubernur BI. Tak hanya itu, Solikin M Juhro juga turut terpilih untuk mengisi kursi Deputi Gubernur BI, meneruskan estafet kepemimpinan yang sebelumnya diemban oleh Aida S Budiman.

Related Post
Keputusan krusial ini diambil setelah Komisi XI DPR menggelar serangkaian uji kelayakan dan kepatutan yang ketat terhadap Aida pada Rabu, 26 Agustus 2026. Proses seleksi yang transparan ini menjadi landasan bagi penetapan pimpinan baru bank sentral. Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, mengonfirmasi hasil kesepakatan bulat tersebut pada Kamis, 27 Agustus 2026, menyatakan bahwa "Komisi XI DPR RI berdasarkan musyawarah untuk mufakat menyetujui dan menetapkan."

Setelah melalui tahapan persetujuan di tingkat komisi, langkah selanjutnya adalah pengesahan resmi dalam Rapat Paripurna DPR yang dijadwalkan pada 1 September 2026. Setelah itu, para dewan gubernur BI yang baru ini akan menjalani pelantikan di Mahkamah Agung. Prosesi ini akan dilaksanakan sesuai dengan surat keputusan Presiden Prabowo Subianto, yang merupakan hasil final dari persetujuan uji kelayakan dan kepatutan di parlemen.
Para pejabat tinggi BI yang baru ini akan mengemban amanah strategis selama lima tahun ke depan. Rotasi kepemimpinan ini menjadi bagian dari dinamika internal BI, menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya pada 25 Juli 2026, yang memicu serangkaian perubahan penting dalam struktur kepemimpinan bank sentral Indonesia.








Tinggalkan komentar